*Oleh Setia Adi Nugraha, M.Li.
Routledge, salah satu penerbit terkenal di kalangan mahasiswa, peneliti, maupun pemerhati bahasa memutuskan untuk “melahirkan kembali” buku yang “tertidur” selama sepuluh tahun. Zoltan Dornyei, penulis dari buku fenomenal dan memiliki andil yang cukup penting dalam dunia Psycholinguistics (Psikolinguistik) kembali ditarik untuk menumpahkan isi kepalanya dalam revisitasi bukunya yang terbit di tahun 2005.
Di tahun tersebut, Zoltan menulis buku yang menjadi referensi para peneliti di dunia linguistics terutama di bidang yang mempersatukan sisi psikologis manusia dengan sisi bahasa dari manusia itu sendiri. The Psychology of the Language Learner: Individual Differences in Second Language Acquisition, buku yang di tahun 2013-2014 menjadi salah satu “penolong” dalam penelitian saya saat itu mempunyai isi yang padat dan kaya akan pengetahuan di bidang psycholinguistics. Namun, di tahun 2015, Zoltan kembali merilis buku ini dan muncul pertanyaan, apakah isinya sama atau ada yang berubah?. Karena sepengetahuan saya, perkembangan ilmu bahasa tidak secepat ilmu sains seperti teknik komputer, farmasi, dan lainnya. Apakah waktu sepuluh tahun tersebut memberikan banyak perubahan pada isi buku Zoltan terbaru ini?.
The Psychology of the Language Learner Revisited merupakan buku yang dirilis oleh Routledge, melanjutkan legasi dari buku milik Zoltan yang memiliki judul yang sama namun sedikit lebih panjang. Uniknya, di buku terbaru ini terdapat kata Revisited, mengapa? Revisited sendiri dipilih oleh para penulis dikarenakan selama sepuluh tahun pasca buku orisinil milik Zoltan diterbitkan, banyak penelitian serta tulisan-tulisan terkait psycholinguistics bermunculan, hal ini menandakan bahwa di ceruk ini merupakan salah satu lahan yang produktif dan perlu melihat lebih lanjut apakah ada hal yang memang perlu dicermati lebih lanjut atau ada hal yang sudah lapuk dan ditinggalkan.
Dari buku terbaru milik Zoltan ini terdapat beberapa perubahan yang membuatnya lebih segar dan mudah untuk dimengerti, serta ada beberapa penambahan yang membuat buku ini terasa lebih kaya. Sebab dalam buku ini, Zoltan tidak menulis sendiri, namun dia berkolaborasi dengan Stephen Ryan yang ternyata pada 2005, ia juga membaca buku milik Zoltan. Sehingga dalam buku terbaru terbitan 2015 ini terasa ada “perubahan” namun tidak mengubah esensi dari tulisan Zoltan sebelumnya. Sebagai contohnya, saat membuka bab Learning Style, di sana masih terdapat four preference types yakni visual learners, auditory learners, kinesthetic, dan tactile learners. Contoh perbedaannya adalah, pada edisi 2005 terdapat sub bab berjudul The Ehrman & Leaver Construct, namun di edisi Revisited ini berubah menjadi The Ehrman and Leaver Learning Styles Questionnaire. Lalu terdapat Griffith’s Inventory of Language Learning Styles (ILLS) yang tidak ada di buku tahun 2005.
Meskipun buku ini merupakan buku yang masuk dalam ranah bahasa, namun penulisannya cukup mudah untuk dipahami dengan syarat sedikit banyak pernah membaca atau mengetahui perihal psikologi dan personality manusia. Buku ini cocok dan layak dijadikan referensi bagi para peneliti bahasa ataupun bagi pembaca yang ingin tahu apakah memang bahasa dan psikologi itu memiliki hubungan yang erat atau tidak. Selamat membaca!.
Identitas buku :
Judul : The Psychology of the Language Learner Revisited
Penulis : Zoltan Dornyei, Stephen Ryan
Penerbit : Routledge
Cetakan : Pertama, 2015
Tebal Buku : 259 Halaman
ISBN : 978-1-315-77955-3 (ebk)
*Penulis resensi buku adalah guru penggerak Kampung Ilmu

