Berkah dan Manfaat Silaturahmi

Oleh  Ananda Silviana Putri

Buku ini ditulis oleh Anna Mariana dan Milah Nurmilah  mengulas tentang  berkah dan manfaat silahturahmi. Silahturahmi bukan hanya menjalin hubungan antar manusia tetapi mendapatkan pahala di sisi Allah SWT . Allah SWT berjanji  bagi siapa hamba-hambanya yang  suka menyambung silahturahmi dia akan diberi keberkahan dalam hidupnya. Jika Allah SWT telah menjadi tujuan kita tidak ada kekhawatiran dalam hidup kita karena yakin bahwa Allah SWT selalu bersama kita dalam keadaan apa pun. La takhaf wa laa tahzan ”jangan takut  dan jangan bersedih hati karena Allah SWT bersama kita”. 

Penulis ini menceritakan  tentang kisah  orang-orang yang mendapat berkah dari silahturahmi di antaranya  silaturahmi membawa berkah dapat membuka rezeki, silaturahmi memperluas persaudaraan dan mempermudah rezeki, silaturahmi menjadi sarana memperoleh ilmu , silaturahmi mengasah kepekaan seseorang dan mengundang rahmat Allah SWT dan silaturahmi  sebagai sarana murroqobatullah (mendekatkan diri kepada Allah SWT).

Bisakah silahturahmi menjadikan kita sukses dunia akhirat ?.

Silahturahmi bisa  menjadikan kita sukses dunia akhirat. Silaturahmi adalah ibadah yang mudah dikerjakaan dan memiliki banyak manfaat di antaranya mengundang rahmat Allah SWT, dunia dalam genggaman,melangkah, mudah menuju surga,  mengokohkan sikap murroqobatullah (mendekatkan diri kepada Allah SWT).mengundang cinta dan kasih sayang,  mengalirnya pintu rezeki, sehat panjang umur dan masih banyak lagi manfaat bersilaturahmi.

Wahai manusia bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam) dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu. (QS. An-nisa ayat 1)

Dan pada ayat lain Allah berfirman dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan (Q.S An-nisa ayat 36).

Wahai orang-orang yang beriman! jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan) yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.

Dan ketahuilah olehmu bahwa di tengah-tengah kamu ada Rasulullah. Kalau dia menuruti (kemauan) kamu dalam banyak hal pasti kamu akan mendapatkan kesusahan. Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan (iman) itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.,

Sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana. Dan apabila ada dua golongan orang-orang mukmin berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat zalim terhadap (golongan) yang lain, maka perangilah (golongan) yang berbuat zalim itu, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlakulah adil. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang. (QS Al Hujurat ayat 6-12).

Dari ayat tersebut kita dapat tujuh resep  merawat silaturahmi yaitu :

  1. Tabayun : mengecek suatu kebenaran berita sampai ke telinga
  2. Ishlah : meluruskan yang tidak lurus, mendamaikan yang tidak damai, merukunkan yang tidak rukun dan meluruskan informasi yang salah.
  3. Hindarkan taskhirriyah meremehkan atau memperolok orang lain.
  4. Jangan menghina orang lain.
  5. Menghindari sikap suuzhon atau buruk sangka.
  6. Jangan mencari kesalahan orang lain.
  7. Jangan menggunjing orang atau menggibah.

Di zaman canggih  saat ini   Era informasi semakin pesat  teknologi semakin berkembang banyak sarana untuk menyambung silaturrahim seperti mengirim pesan dari email, chatingan, menelepon, video call dan lain-lain. Tetapi kita harus menghindari hal yang dilarang dalam bersilaturahmi seperti kemaksiatan, perselingkuhan dan konspirasi kejahatan.

Mulailah sebuah jalinan silahturahmi tentu harus dengan sesuatu yang baik dan dimulai dengan hati yang baik.  Silahturahmi bukan untuk sesuatu yang sifatnya materi tetapi hanya mengharap ridho dan kasih sayang Allah SWT. (*/ykib).

Identitas buku

Judul buku      :  Inilah Pesan Penting di Balik Berkah dan Manfaat Silahturahmi

Penulis             :   Anna Mariana dan Millah Nurmilah

Penerbit           :   PT KAWAH  media

Tahun terbit     :  2012

Tebal halaman :  154  halaman

Penulis resensi buku adalah guru penggerak Kampung Ilmu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *