Oleh Eti Nurjanah, S.Pd
Jika hidup ini seumpama rel kereta api dalam relativitas Einstein, maka pengalaman demi pengalaman yang menggempur kita dari waktu ke waktu adalah cahaya yang melesat-lesat di dalam gerbong di atas rel itu. Banyak orang yang panjang pengalamannya tapi tak kunjung belajar, namun tak jarang pengalaman yang pendek mencerahkan sepanjang hidup.
Di Universitas Sorbonne Perancis, sebuah pertemuan dan persahabatan dari berbagai belahan dunia dengan berlatar belakang yang berbeda beda. Sebuah keterbatasan dan kemelaratan hanya semangat dan tekad yang kuat mampu menghantar mereka pada sebuah keberanian untuk menjadi bagian dari sistem pendidikan yang modern. Perlahan tapi pasti mereka bermetamorfosis menjadi penganut fanatik ekonomi klasik ajaran Adam Smith. Dulu bercita – cita ingin menjadi pemain bulu tangkis, lalu gagal dan kini Adam Smith mendidihkan gairahku untuk menjadi ilmuan ekonomi.
Keindahan sebuah benua yang pada malam hari terlihat Kota Paris memberikan daya tarik bagi siapapun yang melihatnya. Katya, mahasiswi Jerman menolak cinta banyak pemuda dan memilih Ikal menjadi kekasihnya. Cinta telah membawa mereka kembali pada jalinan pertemanan, karena perbedaan makna tentang mencintai. Ikal lebih sering merindukan Aling perempuan pada masa kecil yang sangat dicintainya. Yang selalu mengingatkan tentang desa khayalan yang bernama Edensor. Dalam cerita itu menceritakan keindahan Desa Edensor, membuka jalan rahasia dalam kepala Ikal, jalan menuju penakhlukan- penaklukan terbesar dalam hidupnya, untuk menemukan Aling dan dirinya sendiri.
Pencarian cinta tentang Aling telah membawa mereka melintasi rute yang panjang melintasi benua Eropa, rasa lapar, kelelahan, serta ancaman kematian karena kedinginan tidak menyurutkan semangat dan keberanian Ikal untuk mencari keberadaan Aling yang kini semakin terang dan menemui titik temu. Berbagai kota bahkan desa telah menghadirkan berbagai ragam realita yang semakin memperjelas makna pencarian Ikal terhadap Aling. Sekuat apapun upaya untuk menemukan sesuatu yang dicari setelah sekian lama, dan pada akhirnya pencarian tersebut masih belum berhasil. Sesungguhnya kita sedang dihadapkan pada berbagai realita tentang pencarian jati diri masing –masing. Pencarian Ikal terhadap sosok perempuan bernama Aling telah memberikan makna pembelajaran arti cinta sejati yaitu diri sendiri. Keberanian untuk bermimpi telah menghantar kita pada satu realita yang mengajarkan kita arti kebahagiaan yang sesungguhnya, kekuatan cinta, pencarian diri sendiri dan penaklukan – penaklukan yang gagah berani.
Novel Edensor
Karya Andrea Hirata
Penulis adalah guru Bimbel Gugusan Bintang YKIB

