Hujan

*Oleh Arum Nila Nadiya, S.Pd.

Buku berjudul “Hujan” dipilih untuk diresensi karena merupakan salah satu karya Tere Liye yang populer dan memiliki pesan moral yang kuat. Novel ini bukan hanya sekadar kisah cinta, tetapi juga mengangkat tema tentang kemanusiaan, keberanian, dan pengorbanan dalam menghadapi bencana besar.

Buku ini menceritakan  tentang kehidupan gadis bernama Lail. Cerita ini dimulai pada pertemuan Lail dan Elijah di sebuah ruangan terapi saraf untuk menghapus ingatannya tentang hujan.

Lail adalah gadis yang berusia tiga belas tahun yang ditinggal mati oleh kedua orang tuanya, setelah terjadi bencana besar yang menghancurkan kotanya. Dia berhasil selamat berkat pertolongan seorang anak laki-laki yang bernama Esok.

 Esok adalah anak berusia lima belas tahun yang menyelamatkan dari reruntuhan tanggal kereta api bawah tanah, dari situlah tampak perjuangan Lail untuk bertahan hidup sebatang kara tanpa ada saudara yang masih hidup. Waktu berjalan cepat bencana baru bermunculan seperti perubahan iklim dunia yang meresahkan penduduk sekitar.

Lail tumbuh dewasa menjadi gadis sederhana yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Saat dewasa dia mulai merasakan jatuh cinta terhadap sosok laki-laki yang dulu pernah menyelamatkannya saat terjadi bencana. Sejak saat itulah memori Lail tentang hujan tentang kebahagiaan dan perpisahan membuatnya menjadi bingung dan sangat menyedihkan, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menghapus ingatannya tentang hujan.

Kelebihan buku:

  • Alur cerita yang menarik dan emosional, disampaikan dengan gaya bahasa yang puitis.
  • Tokoh-tokoh yang kuat dan menyentuh hati.
  • Menyampaikan nilai-nilai kehidupan, seperti keberanian, harapan, dan kemanusiaan.

Kekurangan buku:

  • Alur cerita sedikit lambat di bagian tengah, sehingga bisa terasa membosankan bagi sebagian pembaca.

Identitas buku:

Judul buku      : Hujan

Penulis            : Tere Liye

Penerbit          : Gramedia Pustaka Utama

Tahun terbit    : 2016

Jumlah halaman: 320 halaman

*Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Kalitidu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *