Malam yang Tertunda

*Oleh Ika Rosita Ristiana, S.Pd.

Aksa Arjuna adalah lelaki yang dijodohkan dengan gadis desa bernama Inaya Larasati. Mereka menikah tanpa didasari rasa cinta. Pernikahan pun berlangsung di rumah Inaya dengan sangat meriah. Hari pertama Inaya menyandang gelar dari dokter muda di kota, banyak warga desa menyanjung dan memuji suami Inaya. Hari kedua di rumah Inaya, mereka berdua merasa canggung karena merasa asing satu sama lain mungkin karena perjodohan dan langsung menikah tanpa adanya perkenalan terlebih dahulu.

Tibalah saatnya Inaya harus berkemas dan ikut dengan Aksa ke Jakarta. Sebelum berangkat Inaya mendengar nasihat dari orang tuanya tentang berumah tangga karena usia Inaya masih muda yakni 23 tahun dan harus mengutamakan suami daripada dirinya sendiri. Perjalanan ke Jakarta memakan waktu sekitar 2-3 jam. Sesampainya di rumah Aksa ibu mertuanya menyambut dengan baik dan menyuruh Inaya beristirahat. Inaya melongo karena rumah yang begitu besar lebih besar dari rumah Inaya di desa.

Hari pertama di rumah mertua, Inaya kebingungan harus melakukan apa. Inaya bertanya pada Aksa dan Aksa menjawab tidak perlu melakukan apapun karena sudah ada asisten rumah tangga yang mengerjakannya. Inaya pun menuruti apa yang disampaikan oleh suaminya.

Ibu Aksa Bernama Erina merasa senang akhirnya mendapatkan anak perempuan. Erina bercerita panjang lebar tentang Aksa dan butik yang dimiliki Erina kepada Inaya. Hari berganti seperti roda yang berputar, Aksa kembali ke rutinitasnya sebagai dokter umum dan Inaya mulai belajar mengelola butik milik Erinya. Selang beberapa minggu mereka pindah rumah agar mereka saling mengenal satu sama lain.

Selang beberapa bulan Inaya mulai curiga kepada Aksa karena seringkali ingkar janji pada Inaya dan pulang larut malam. Selama ini apakah mas Aksa mencintaiku? tanya Inaya dalam hati. Suatu hari Aksa meminta izin untuk melanjutkan S2 ke Belanda, tampak Inaya tidak rela kalau harus berpisah dengan Aksa dalam jangka waktu 2 -3 tahun. Pagi hari yang cerah Inaya tampak tidak enak badan dan Aksa bertanya “apa kamu sudah datang bulan semenjak kita pertama melakukan hubungan?” Inaya terdiam lalu Aksa bergegas ke apotik membeli testpack untuk memastikan dugaannya. Sesampainya di rumah Aksa meminta Inaya untuk mengecek dan hasilnya Inaya hamil. Erina sangat senang mendengar kabar kehamilan Inaya dan Aksa membatalkan kuliahnya keluar negeri.

Di ruang kerja Aksa Inaya menemukan ponsel Aksa yang tertinggal, Inaya ingin mengetahui isi ponsel Aksa. Inaya berikir sopan tidak ya membuka tanpa izin, tetapi rasa ingin tahu begitu kuat hingga mengecek handphone Aksa mengetik kata sandi nama Aksa Arjuna, tanggal lahirnya ternyata salah dan terakhir mencoba dengan namaku tetap salah akhirnya Inaya mendesis kesal. Seketika itu pandangan Inaya tertuju pada sebuah buku dengan sampul putih dan pembatas merah jambu dan membuka dan terkejut ada nama Aksa Arjuna dan Ulfa Benazir, yang terukir indah dengan bingkai hati. Ternyata kata sandi handphone Aksa adalah Ulfa Benazir, seketika hancur hati Inaya. Ulfa Benazir adalah cinta masa lalu Aksa yang tidak bisa dilupakan dengan waktu yang singkat. Ketika Aksa pulang terjadilah perdebatan yang hebat perkara Ulfa dan Inaya ingin pulang ke rumah orang tuanya tapi Aksa mencoba menjelaskan bahwa dia berusaha melupakan Ulfa dan berusaha menjadi suami yang bertanggung jawab pada Inaya. Manakah yang lebih sakit?. Bisa memiliki raganya tapi tidak dengan hatinya, atau bisa memiliki hatinya tapi tidak dengan raganya?. Hari berganti hari Aksa memutuskan melupakan Ulfa dan mulai mencintai Inaya dan anak yang dikandungnya.

Kelebihan buku :

Ceritanya romantis dan membuat pembacanya berkeinginan untuk mengetahui cerita sampai akhir.

Alur ceritanya yang runtut membuat pembaca terbawa suasana. (*ykib/ika).

Identitas buku:

Judul buku      : Malam Yang Tertunda

Penulis            : Popy Novita

Penerbit           : Ka’ro’s publisher

Jumlah halaman : 264 

*Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Kalitidu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *