Novel ini merupakan karya keempat dari tetralogi Laskar Pelangi yang sangat fenomenal. Karya sebelumnya adalah Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor. Untuk novel Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi bahkan sampai diangkat kisahnya di layar lebar. Cerita dalam novel ini sangat inspiratif dalam bidang kehidupan khususnya di bidang pendidikan, budaya dan sastra serta memberi semangat kita semua untuk mengejar cita-cita setinggi mungkin walaupun dalam keadaan ekonomi jauh dari kata cukup. Tentunya pembaca akan selalu antusias membaca kelanjutan kisahnya bukan?. Tetralogi Laskar Pelangi merupakan jenis novel pendidikan yang dibalut dalam cerita kehidupan yang dramatis, persahabatan yang kuat, kehormatan kepada orang tua dan guru, dan percintaan yang hangat.
Tokoh utama dari novel ini adalah Ikal anak dari Pulau Belitong yang mempunyai impian besar untuk menjejakkan kaki ke Universitas Sorbonne Paris Perancis. Tuhan pun memeluk mimpinya, impiannya terwujud dia mendapat beasiswa S2 di Sorbonne University Perancis bersama sahabat kecilnya Arai tokoh kedua dari novel ini. Dan kini ia telah lulus sebagai master di bidang ekonomi telekomunikasi dan kembali pulang ke kampung halamannya. Tentu saja dia sekarang menjadi warga kampung yang mempunyai gelar pendidikan tertinggi. Oleh karenanya dia pun sering diminta pendapat oleh Ketua Karmun Kepala Kampung Belitong . Pendidikan yang tinggi yang dibawanya pulang ternyata sangat bertolak belakang dengan kehidupan di kampung Belitong. Ilmunya tidak bisa diaplikasikan di sana, Ikalpun menjadi pengangguran intelektual.
Keseharian Ikal bertemu dan berkumpul dengan teman dan warga sekitar penuh dengan cerita kehidupan yang unik, lucu dan haru digambarkan oleh Andrea Hirata dengan bahasa yang metafora, hiperbola dan renyah. Tentu saja pembaca akan terus penasaran membaca novel setebal 502 halaman ini sampai tuntas.
Novel Maryamah Karpov ini bermula ketika Ikal sedang ujian tesis dalam keadaan puasa. Dosen pengujinya terkenal sangat kejam namun Ikal dapat menjawab pertanyaan dengan baik dan menjelaskan isi tesisnya dengan jelas. Dia pun lulus ujian tesis dengan lancar dan hasil memuaskan. Di bagian ini pembaca akan merasakan keharuan dengan kisah perjuangan Ikal menyelesaikan peristiwa terpenting di akhir kuliahnya. Setelah itu Ikal bersama teman teman kuliahnya menghadiri farewel party semacam pesta perpisahan sebelum kembali ke Indonesia.
Kedatangan Ikal disambut meraih oleh keluarga dan warga kampung, ketua kampungpun turut serta mrnyambut. Namun Ikal tidak begitu menghiraukan upacara penyambutannya itu, ia hanya tertuju kepada ayahnya yang begitu ia rindukan selama ini. Ikal pun memakai pakaian istimewa untuk bertemu dengan ayahnya. Ayahnya sangat bangga dan menyukai orang yang berseragam. Karena itu Ikal memakai seragam pelayan restoran ketika di Perancis. Namun sepertinya ayah dan ibunya tidak begitu menyukai penampilan baru Ikal yang seperti orang kebarat-baratan.
Keseharian Ikal dilalui dengan mencari pekerjaan yang pas untuknya namun sepertinya tidak semulus yang ia bayangkan. Ijazahnya sebagai master ekonomi telekomunikasi sepertinya tidak sesuai dengan kebutuhan pulau Belitong. Warung kopi adalah tempat istimewa untuk berkelakar dengan warga kampung Belitong. Di sinilah awal mula pertemuan dengan Maryamah Karpov yang merupakan judul novel ini. Ikal diperkenalkan permainan catur oleh Cik Maryamah dengan langkah-langkah Karpov (grand master catur sedunia). Kebiasaan orang Belitong nama seseorang detambahi dengan nama julukan sesuai dengan keahliannya. Begitulah sekelumit kisah tentang Maryamah Karpov yang merupakan judul novel ini dan disampulnya digambarkan dengan seorang gadis cantik yang sedang bermain biola. Memang isi cerita tidak sesuai dengan judul dan gambar sampul buku.
Isi utama novel ini adalah pencarian Ikal menemukan cinta sejatinya semenjak kecil yaitu Aling. Bermula ketika nelayan menemukan mayat dengan tato kupu-kupu yang sama dengan tato milik Aling. Diduga mereka hendak berlayar ke Singapura namun dibunuh dan dilempar ke laut oleh bajak laut di kawasan pulau Batuan. Ikal menduga Aling berada dalam rombongan itu dan berharap Aling masih hidup dan menjadi tawanan bajak laut di Kawasan Pulau Batuan. Inilah motivasi Ikal untuk mencari Aling sampai ketemu. Pulau itu terkenal angker dan setiap orang yang datang ke sana pasti tidak kembali. Namun itu tidak menjadi penghalang bagi Ikal untuk tetap menemukan pujaan hatinya, walaupun ibunya pun melarang karena khawatir Ikal tidak kembali lagi. Ikal sudah terbiasa dengan mimpi-mimpi yang tidak masuk akal, hal ini lah yang melatarbelakangi semangat juangnya untuk mendapatkan sesuatu yang ia inginkan.
Ikal membutuhkan kapal untuk menuju Pulau Batuan. Sewa kapal tidaklah mungkin karena ia tidak memiliki cukup uang, maka ia pun berencana membuat kapal. Teman temannya laskar pelangi siap membantu membuatkan kapal. Lintang yang ahli fisika dan matematika membuatkan desain kapal. Dengan bantuan sahabat laskar pelangi kapalpun jadi dengan segala halangan dan rintangan yang mampu dilalui. Kapal diberi nama mimpi-mimpi Lintang karena Lintang merupakan orang yang sangat berjasa dalam pembuatan kapal ini.
Petualangan mencari cinta sejati dimulai. Perjalanan menuju pulau Batuan dengan ditemani sahabat laskar pelangi berjalan tidaklah mulus. Namun karena keteguhan dan kegigihan hati lkal yang luar biasa dalam mengalahkan bajak laut. Alingpun ditemukan dan pulang bersama Ikal di kampung Belitong. Benih cintapun kembali muncul setelah sekian lama bertahun tahun mereka tidak berjumpa. Pertemuan terakhir mereka ketika bermain bersama di komedi putar di pasar malam kampung Belitong.
Ikal memiliki sakit gigi kambuhan namun ia enggan berobat ke dokter gigi. Di kampungnya ada dokter gigi dari kota yang ditugaskan pemerintah, namun warga kampung tidak ada yang mau berobat ke dokter gig, mereka memilih berobat ke dukun yang sudah terkenal di kampung itu. Ketua Karmun menjadi resah takut kalau dokter kembali lagi ke kota karena tidak ada satupun pasien. Ketua Karmun membujuk Ikal untuk berobat ke dokter gigi namun tidak berhasil. Aling menyarankan Ikal untuk pergi ke dokter gigi, dalam waktu sekejap Ikal langsung menyetujui permintaan Aling. Setelah berobat ke dokter gigi ikalpun sembuh. Kabar ini tersiar ke warga Belitong dan pada akhirnya mereka mau berobat ke dokter gigi dan meninggalkan pengobatan ke dukun.
Hubungan Ikal dan Aling semakin dekat. Ikalpun berencana melamar Aling, namun niatnya ini tidak direstui oleh ayahnya. Niatnya disampaikan kepada Aling dan merekapun terdiam terpaku. Perjuangan mendapatkan cinta sejatinya telah berhasil namun restu orang tua tidak mereka dapatkan karena perbedaan suku dan keyakinan. Ikalpun berniat kawin lari. Namun sepertinya yang satu ini hanyalah impian belaka. Begitulah kisah cinta Ikal yang tidak sesuai dengan mimpinya.
Inilah akhir dari novel tetralogi laskar pelangi yang telah berhasil menghipnotis para pecinta novel Indonesia. Novel ini menginspirasi kita bahwa kita harus memiliki mimpi dan berjuang untuk meraihnya. Tidak ada sesuatu yang mustahil jika kita berniat dan berusaha sungguh sungguh dan pastinya dengan disertai restu dari orang tua. Selamat membaca.
Peresensi adalah Manajer Bimbel Gugusan Bintang YKIB
Penulis : Andrea Hirata
Penyunting : Imam Risdiyanto
Perancang sampul : Andreas Kusumahadi
Ilustrasi : Yudi Irawan
Penerbit : Bentang Pustaka Yogyakarta
Cetakan : I, II,III Desember 2008
Tebal : 502 halaman

