Oleh Nola Armylia, S.Sos.
Novel Orang-Orang Biasa ini adalah novel kedua Trilogi Guru Aini yang pengarangnya sendiri adalah Andrea Hirata.
Beberapa karya sastra memang ditakdirkan untuk menjadi abadi, menjadi warisan literatur dunia. Keindahan dan pengaruhnya terus hidup dari generasi ke generasi.
Novel ini menceritakan kisah-kisah kaum marginal (orang yang terpinggirkan). Berlatar di sebuah kampung di Belitong yaitu Belantik, di mana kampung Belantik berisi sekumpulan orang-orang yang luar biasa berhati besar meskipun mereka tidak sekolah sampai perguruan tinggi. Diawali dengan Kota Belantik, kota kecil di pinggiran yang miskin dan naif, dan di kota itu menceritakan banyak kisah kehidupan.
Benarkah manusia- manusia di Orang-Orang Biasa hanya manusia kebanyakan. Di novel ini kita bertemu sepuluh sekawan yang bernasib sial sejak kecil. Mereka murid terbodoh yang menjadi sasaran penindasan tapi mereka berteman. Nasib buruk ini berlangsung sampai mereka dewasa, mereka tidak bisa keluar dari kemiskinan.
Ada yang menjadi orang tua tunggal, membesarkan anaknya sambil berjualan mainan, ada yang menjadi sopir. Dalam kisah sepuluh sekawan ini akan ada aksi yaitu merampok bank.
Alkisah Dinah salah satu dari sepuluh sekawan punya anak perempuan yang bernama Aini dan diterima masuk perguruan tinggi Fakultas Kedokteran.Kita tahu kan biaya kuliah kedokteran itu mahal lalu sepuluh sekawan itu bersepakat untuk merampok bank untuk biaya kuliah tersebut.
Keseruan novel ini ada di perampokan ini. Dimana Debut Cs merencanakan perampokan bank yang belum selesai sampai 22 kali rapat tapi yang diperoleh bukan solusi namun menambah masalah.Perampokan itu dilakukan oleh sepuluh sekawan dan dibagi menjadi dua tim yaitu penyerbu satu dan dua.
Perampokan di lokasi satu yaitu di bank gagal kemudian akan dilanjutkan di lokasi yang kedua yaitu merampok di toko Batu Mulia milik Trio Bastardin.
Perampokan di Batu Mulia yang tadinya tidak direncanakan akhirnya berhasil mendapatkan uang Rp 18 miliar.Mereka adalah orang-orang biasa namun luar biasa. Akhirnya uang hasil perampokan itu ditangkap oleh Inspektur dan komandan. Dan akhirnya sepuluh sekawan itu meminjam kepada siapa saja yang bisa dijual demi Aini bisa kuliah Fakultas Kedokteran.
Inilah karya Andrea Hirata meskipun mengambil tema orang miskin tapi tidak selalu dengan kesedihan melainkan ada lucunya juga. Dan selalu ada kalimat yang menggugah semangat kita untuk bermimpi. Selalu membuat kita untuk kembali memperjuangkan cita-cita. (*/ykib).
Identitas Buku
Judul Buku : Orang-Orang Biasa
Pengarang : Andrea Hirata
Cetakan : Februari 2019
Penerbit : PT Bentang Pustaka
Tebal Halaman :306 Halaman

