Oleh Mulyani, S.P
Perjalanan kehidupan Farah Alicia, seorang mantan pembaca berita (news anchor) yang sebelumnya menjadi istri simpanan Chandra, seorang mantan Menteri Sosial penuh liku. Namun, Farah akhirnya menjalani kehidupan sebagai seorang janda di mana Chandra yang dulu sebagai suaminya meninggal dunia di dalam sel tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Farah dikaruniai seorang anak perempuan bernama Alexa yang menjadi alas an Farah untuk bertahan di tengah badai kehidupan yang tiada henti menghantamnya. Ia kini tinggal di negeri Tiongkok.
Farah sosok wanita yang cerdas dan memiliki kemampuan analisa yang tajam. Farah merasa kematian suaminya terdapat keganjilan. Ini bukan kematian alami karena bunuh diri seperti yang sudah diberitakan di media. Dengan ketajaman analisanya, Farah bisa menduga ada yang tidak beres dengan kematian suaminya, Chandra saat di sel tahanan. Farah melihat di stasiun televisi dia bekerja dulu yaitu Gold TV memberitakan kejadian ini dengan berat sebelah. Chandra, suami Farah, saat ditangkap, diberitakan terus menerus di saluran televise Gold TV. Tetapi anehnya, saat berita kematian Chandra hanya diberitakan sekilas dan diganti dengan berita lainnya.
Farah pun sebagai seorang istri Chandra bertanya-tanya tentang kejadian tersebut dan perlahan Farah bangkit dari keterpurukan. Farah pun memutuskan untuk kembali ke Jakarta dan memutuskan meninggalkan Tiongkok untuk menyelediki kasus kematian suaminya. Ia menitipkan bayi perempuannya, Alexa, kepada Meilly sahabatnya.
Raffi Subrata, sahabat Farah dan juga ahli waris dinasti Subrata yang memiliki Gold TV mendukung Farah untuk kembali bekerja di stasiun televisi. Farah memutuskan untuk kembali bekerja karena untuk memuluskan langkahnya menyelidiki kasus kematian suaminya. Farah mulai menemukan fakta-fakta terbaru satu demi satu kasus kematian suaminya dan bahkan kenyataan yang tak terduka hadir. Raffi Subrata merupakan anak semata wayang dari pemilik stasiun televisi tersebut kembali diam-diam memiliki perasaan dengan Farah yang dahulu pernah menjadi mantan pacar Farah. Raffi pun mengungkapkan perasaannya kepada Farah dan melamarnya, namun Farah dengan jelas menolak lamaran tersebut karena Farah merasa tidak pantas dengan Raffi. Ia merasa masa lalunya yang kelam dan di sisi lain Raffi dijodohkan dengan Danisa yang merupakan anak dari kolega ayah Raffi. Di sisi lain Farah masih berusaha mengungkap misteri kematian suaminya.
Farah yang masih melakukan penyelidikan menemukan fakta terbaru bahwa suaminya masih hidup dan yang melakukan konspirasi skandal semuanya yaitu istri sah Chandra yaitu Saraswati dengan Radi Djuada yaitu lelaki simpanan Saraswati. Saraswati menginginkan kedudukan sebagai Menteri sosial dan Radi Djuada sebagai menteri pertahanan. Mereka merencanakan dan bersekongkol untuk menjebak Chandra dengan kasus korupsi. Merencanakan pelenyapan nyawa Chandra di dalam sel tahanan. Chandra diam dengan penuduhan korupsi tersebut semata-mata untuk melindungi Farah yaitu istri simpanan yang tidak mau diketahui publik. Radi Djuada yang melakukan pengalihan isu kematian Chandra di stasuin televisi karena mempunyai saham di stasiun televisi tersebut.Namun Chandra sebenarnya tidak mati, ia diselamatkan oleh Pandji yaitu presiden yang sudah mengetahui rencana Saraswati dan Radi dan Chandra dirawat dan hidup di rumah Raila yaitu sepupu dari Panji.
Tak lama kemudian Raffi melakukan pernikahan dengan Danisa karena Raffi yang merasa kecewa dengan tolakan lamaran dengan Farah. Farah pun merasa tak berdaya melihat Raffi dan Danisa menikah yang bertepatan dengan diagnosis penyakit Farah yaitu penyakit parkinson yang dapat melumpuhkan Farah dan merambat ke otak dan susah untuk di sembuhkan, namun tak seorang pun mengetahui penyakit yang dideritanya. Farah tetap melakukan pekerjaannya. Farah menjalani hidupnya yang tidak mudah, belum lagi dia didiagnosis memiliki penyakit mematikan yang mengancam nyawanya. Alexa putri kecilnya yang salalu menjadi penyemangat hidupnya.
Satu sisi Saraswati kemudian diangkat sebagai Menteri Sosial dan melakukan banyak pelanggaran penggunaan dana serta melakukan korupsi bersama Radi Djuada. Farah melakukan penyelidikan dengan mentransfer seluruh data dan bukti-bukti lain untuk mendukung membalas dendamnya. Bukti-bukti tersebut kemudian diberikan Pandji sebagai presiden ke KPK. Saraswati dipanggil dan diperiksa KPK serta Radi Djuada. Untuk menghilangkan bukti-bukti yang lain kemudian Saraswati nekat melakukan bunuh diri dengan menerjukan mobilnya ke dalam jurang dan Radi Djuada menjadi tersangka kasus korupsi dan dipenjara. Hal ini membuat lega Farah karena usahanya membuahkan hasil.
Farah menemui Chandra di rumah Raila yang sangat kecewa karena Chandra ternyata sudah menikah dengan Raila dan seketika itu menceraikan Farah. Farah seperti hancur dengan keadaannya saat itu dan harus dirawat di berbagai negara untuk melakukan kemoterapi. Raffi yang mencari keberadaan Farah dan bertemu dengan Farah dengan keadaan Farah yang tidak seperti dulu. Raffi terus meneteskan air mata dengan surat yang dibacanya yang dibuat Farah untuk Raffi yang berisi Farah sangat mencintai Raffi, namun tidak dapat bersatu. Raffi kemudian selalu menemaninya setiap berobat dan Farah merasa lebih baik keadaanya jika dekat dengan Raffi. Raffi pun meminta izin kepada istrinya Danisa untuk menikahi Farah dan sudah melamar Farah yang saat itu sakit parah, namun Tuhan berkehendak lain Farah yang kritis dinyatakan meninggal dunia. Chandra yang penuh sesal mengetahui kabar duka tersebut kemudian datang ke pemakaman Farah dan bertemu dengan ibu Farah beserta Alexa putri kandung Chandra. Chandra membaca surat yang dititipkan ibu Farah, dengan air mata yang terus mengalir membaca isi surat yang ditulis Farah saat masih hidup. Farah berpesan kepada Chandra menitipkan Alexa putri kecilnya untuk dirawat dan dibesarkan bersama istri baru Chandra dan Farah yakin Chandra bisa menjaga amanah yang diberikan Farah.
Keunggulan novel ini :
- Di Indonesia, masih jarang novel yang mengangkat isu politik-ekonomi
- Penulis memahami isu yang terjadi di era politik saat ini
- Cerita fiksi yang dituliskan berdasarkan riset, dimana menceritakan skandal politik yang diwarnai dengan cerita-cerita cinta pada tokoh utama.
- Bercerita menggunakan sudut pandang orang ketiga yang lebih banyak mengisahkan tentang kehidupan dari sisi farah, sehingga membuat pembaca dapat mengikuti jalannya cerita dan dilengkapi dengan dengan cerita tokoh lain.
- Novel yang semula hanya cerita fiksa sekarang satu per satu latar belakang kisah politik tersebut menjadi kenyataan pada era politik masa sekarang.
Identitas buku :
Penulis : Wenny Artha Lugina
Penyunting : Shophie Mou
Perancang Sampul : Tristas George
Penerbit : Bentang Aksara
Cetakan : Pertama, April 2016
Jumlah Hal : vii +332 halaman
ISBN : 978-602-291-179-1

