*Oleh Eka Maya Septianing, S.Pd.
Buku ini adalah karya dari Dion Yulianto, yang merupakan seorang penulis dari Yogyakarta yang telah lama bergiat dalam dunia buku dan menulis. Buku The Principles of Power atau jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu “Prinsip-Prinsip Kekuasaan” berisi tentang panduan praktis untuk menguasai dan memanipulasi orang lain di segala situasi dengan cara yang positif. Buku yang diterbitkan oleh Jendela tahun 2023 ini sendiri selain membagikan rahasia memanipulasi orang lain juga membantu pembaca untuk membangun rasa hormat, mendapatkan perhatian orang lain tanpa harus menjilat, bertahan dan meraih kesuksesan dalam persaingan yang ketat serta mengajarkan tentang bagaimana cara memanfaatkan musuh atau saingan agar menjadi sekutu yang mendukung kesuksesan kita.
Menjadi sosok yang berkuasa dan berpengaruh adalah keinginan banyak orang. Manusia akan tidak berdaya ketika mereka tidak memiliki kuasa. Sehingga mereka akan melakukan apapun untuk mendapatkan kekuasaan, setidaknya menjadi orang yang berpengaruh dan disegani. Pada kehidupan sehari-hari menunjukkan bahwa mereka yang memiliki posisi tinggi cenderung dihormati orang-orang, mendapatkan prioritas pertama, serta pelayanan yang jauh lebih istimewa. Siapa yang tidak ingin? Kekuasaan memang terlalu menggoda untuk bisa ditolak.
Ketika orang lain menganggap sesuatu mustahil, itulah saatnya bagi kita untuk membuktikan sebaliknya dengan keyakinan dan ketekunan. Dalam mencapai tujuan dan mempengaruhi orang lain, kita harus belajar untuk mengabaikan pandangan negatif atau keraguan diri. Jangan biarkan hal-hal yang dianggap mustahil oleh orang lain menghalangi kita. Ambil risiko, berjuang dengan tekad yang kuat dan persiapkan diri sebaik mungkin. Bangunlah kredibilitasmu dengan menjadi pribadi yang dapat diandalkan dan jujur. Tanpa kredibilitas yang solid dan kepercayaan dari orang lain, sulit bagi seseorang untuk menjadi berpengaruh dan diakui dalam bidang apapun. Oleh karena itu, dalam berinteraksi dengan orang lain, tetaplah rendah hati, hormati pandangan mereka, dan berbagi pengetahuan dengan murah hati. Ingatlah bahwa dalam membangun kredibilitas dan kepercayaan memerlukan waktu dan konsistensi dalam tindakan dan perilaku kita.
Berfokuslah pada kelebihan diri, ketika kita mengetahui apa yang kita kuasai, kita bisa menjadi penuntun bagi diri sendiri dan orang lain. Buatlah keberadaan kita dibutuhkan, jadilah orang yang memberikan nilai dan manfaat bagi dunia, sehingga kehadiran kita tidak akan terlupakan. Buatlah orang lain bergantung kepadamu, jadilah seperti cahaya lilin yang memberikan sinar terang dan hangat bagi orang yang di sekitarnya. Jadilah orang yang memberikan manfaat tanpa pamrih, sehingga kita dapat terus meningkatkan pengaruh positif dalam kehidupan orang lain. Dengan berfokus pada memberikan, kita dapat menciptakan dunia yang lebih baik di sekitar kita. Sebab keberhasilan bukan hanya tentang diri kita, tetapi tentang bagaimana kita dapat memberikan dampak positif pada kehidupan orang lain.
Hindari orang-orang yang menghambat kesuksesanmu, tetap fokus pada tujuan, temukan lingkungan yang mendukung dan jaga semangat dalam menghadapi rintangan. Kenali kesempatan dalam setiap situasi, ketika datang kesempatan belajarlah untuk mengambilnya. Lihatlah situasi sebagai kesempatan untuk belajar hal-hal yang baru. Begitu juga dalam kehidupan kita, kita bisa mengenali kesempatan dengan melihat setiap situasi sebagai sumber belajar dan peningkatan diri. Kesuksesan besar selalu diawali dengan keberanian untuk memulai.
Jalin relasi jangan mengisolasi diri, jalinlah hubungan dengan orang lain, tetaplah terbuka, dan jangan menyendiri. Ada kalanya membentengi dan mengisolasi diri malah membuat kita lebih rentan terhadap bahaya. Alih-alih melindungi, kita malah lebih rentan terpapar bahaya, salah satunya tertinggal informasi penting. Lebih baik sesekali turut beredar diantara orang-orang, menemukan sekutu dan menjalin relasi yang mungkin berguna. Mengisolasi diri sudah bukan masanya lagi, terlebih di zaman yang serba internet dan digital seperti di masa sekarang ini. Dengarkanlah apa yang terjadi di sekitar kita, termasuk rencana yang mungkin merugikan kita. Jangan biarkan diri kita menjadi terlalu rentan dan terisolasi sehingga kita kehilangan kendali atas diri kita.
Sejatinya manusia adalah makhluk sosial. Sebuah pusat kekuasaan bergantung pada interaksi dan sirkulasi sosial. Untuk menjadikan diri kita berpengaruh, kita harus menempatkan diri kita di pusat atau di dekat pusat dari segala sesuatu. Semua aktivitas harus berputar di sekitar kita. Kita harus menyadari segala sesuatu yang terjadi di luar sana. Ketahui dan waspadai orang-orang yang berencana untuk melawan kita.
Jadilah sosok yang tak terduga, jadilah seperti air yang mengalir, tidak kaku atau berbentuk tetap. Air yang dapat menyesuaikan diri di wadahnya, sehingga dapat menjadi kuat atau lemah tetapi selalu fleksibel. Menjadi seorang yang tak terduga bukan berarti hidup di luar norma. Melainkan berarti memiliki keberanian untuk mengejar tujuan hidup yang bermakna, berbagi pengetahuan dan kebaikan dengan orang lain, serta menjadi teladan yang baik. Dengan menjadi seorang yang tidak terduga dapat memberikan pengaruh positif dalam kehidupan orang lain serta meninggalkan jejak inspiratif yang akan dikenang selamanya.
Jangan terlalu banyak bicara, dalam era informasi saat ini, sering kali kita tergoda untuk berbicara tanpa henti dan mengeluarkan pendapat kita di setiap kesempatan. Namun terkadang diam adalah cara terbaik untuk mendengarkan, merenung dan memberikan pengaruh yang mendalam dalam kehidupan orang lain. Dengan menjadi pendengar yang baik dan menyampaikan kata-kata bijak dengan tepat, kita dapat menjadi sosok berpengaruh tanpa perlu berlebihan dalam berbicara. Tidak perlu banyak bicara untuk mencuri perhatian, tetapi berbicaralah dengan bijaksana dan memberikan kesempatan bagi orang lain untuk berbicara.
Jangan memusingkan banyak hal dan tetap fokus pada hal-hal yang penting. Meskipun bukanlah hal yang mudah, tetapi dengan mempraktikkan ketenangan, kebijaksanaan dan hanya berfokus pada hal-hal yang penting saja dapat menciptakan kedamaian dalam hidup kita. Berpikir secara terbuka, untuk menjadi pribadi yang berpengaruh berpikir secara terbuka merupakan strategi yang penting. Pikiran yang terbuka memungkinkan kita untuk memahami dan menerima berbagai sudut pandang, mencari kebenaran, serta tumbuh secara intelektual dan emosional.
Pancarkan daya tarikmu, jangan menjadi tiruan, jadilah orisinil. Dalam era kekinian yang penuh persaingan, banyak dari kita merasa tertarik untuk mencari perhatian dengan cara-cara yang tidak etis atau bahkan merugikan diri sendiri. Namun jadilah cerdik dalam pendekatan untuk menjadi pusat perhatian. Alihkan fokus kita menuju upaya untuk menunjukkan kualitas dan keunikan pribadi. Ingatlah menjadi pusat perhatian dengan kualitas dan keunikan diri jauh lebih bermakna dan berkelanjutan daripada mencari perhatian.
Sebagai manusia, kita harus pandai menempatkan diri dalam berbagai situasi. Untuk mempengaruhi orang lain, kita harus dapat berbicara dan berinteraksi dengan mereka dengan cara yang sesuai dan menghargai kebutuhan dan perspektif mereka. Kekuatan sejati dalam mempengaruhi orang lain bukanlah tentang memiliki pengetahuan yang besar atau kekuasaan, tetapi tentang kebijaksanaan dalam berbicara dana berprilaku. Dengan pandai menempatkan diri, kita dapat memberikan pengaruh positif dan membawa harmoni serta kebijaksanaan dalam kehidupan orang banyak.
Maksimalkan waktumu, tidak ada kata terlambat atau terlalu cepat. Beradaptasilah dengan baik, jika kita menolak untuk beradaptasi maka kita akan berisiko tertinggal dan kehilangan peluang. Beradaptasi dengan baik adalah kunci untuk mempengaruhi orang-orang di sekitar kita. Dalam menghadapi perubahan dan tantangan dalam hidup, sikap bijaksana dan terbuka akan membantu kita menjalani hidup dengan lebih baik. Bertindaklah jangan hanya berbicara, kata-kata mungkin dapat menyampaikan ide-ide dan pandangan, tetapi tindakan nyata yang konsisten dengan prinsip-prinsip kita adalah yang benar-benar akan mempengaruhi orang lain.
Menjadi sosok yang berpengaruh, tindakanlah yang membedakan kita. Berbicaralah dengan bijaksana, tetapi selalu dukung kata-kata dengan tindakan nyata. Dalam dunia yang sering kali didominasi oleh omong kosong, orang yang bertindak nyata akan menonjol dan menginspirasi orang lain. Ubahlah kelemahan menjadi kekuatan, jangan takut pada kelemahan kita karena kelemahan akan menjadi kekuatan jika kita memiliki tekad untuk mengubahnya. Setiap orang di dunia ini memiliki kelemahan dan ketidaksempurnaan. Namun tidak ada yang mengatakan bahwa kelemahan harus menentukan nasib kita. Kita dapat mengubah kelemahan menjadi kekuatan yang membangun diri kita dan mempengaruhi orang-orang di sekitar kita. Jadilah pribadi yang kuat dan gigih dalam menghadapi kelemahan kita, dan saksikanlah bagaimana transformasi diri kita membawa dampak positif dalam hidup kita dan orang lain. (ykib/maya).
Kelebihan dari buku The Principles of Power ini antara lain:
- Buku The Principles of Power ini memiliki desain sampul buku yang bagus sehingga menarik minat untuk membaca.
- Isi buku The Principles of Power ini dapat membangun mindset positif, serta setiap halaman memberikan wawasan baru berupa motivasi dan kisah-kisah inspiratif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Dengan buku ini dapat menginspirasi pembaca untuk menjadi pribadi yang powerful dan mampu mengatasi setiap tantangan.
- Dengan jumlah halaman sebanyak 194, sangat cocok untuk dibaca oleh orang-orang yang tidak memiliki banyak waktu luang.
Kekurangan dari buku The Principles of Power ini antara lain:
- Tema manipulatif pada buku ini bisa menjadi hal yang sensitif untuk sebagian orang, jika dibaca tidak dengan pemahaman yang matang, bisa menjadikan pembaca salah paham dan justru menggunakan prinsip-prinsip tersebut hanya untuk kepentingan pribadinya.
Identitas buku
Judul buku : The Principles of Power
Penulis : Dion Yulianto
Penerbit : Jendela
Tahun terbit : 2023
Tebal halaman : 194 halaman
*Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Padangan

