You Do You

*Oleh Eka Kurnia Mareta, A.Md.

Buku “You Do You” merupakan buku karya dari Fellexandro Ruby. Buku ini merupakan buku non-fiksi yang berisi tentang self-awareness atau dalam Bahasa Indonesia disebut buku tentang paham diri. Paham diri yang dimaksud adalah seberapa kenal kamu dengan diri kamu sendiri.

Ada 5 bab utama dalam buku You Do You yang dimulai oleh bertemu dengan diri sendiri, dilanjutkan dengan bertemu dengan Ikigai, designing your life, building your new net worth, kemudian ditutup dengan principles. Lima bab ini dicacah ke dalam bagian-bagian kecil dengan porsi yang pas agar pembaca tetap bisa menjaga alur dan tempo membacanya sehingga poin demi poin yang diutarakan enggak lewat begitu aja.

Apa bab favorit saya?. Jawabannya adalah Bab 1 dan Bab 2. Pada Bab 1, Fellexandro Ruby mengajak para pembacanya untuk mengenal diri sendiri sebelum melangkah lebih jauh pada bab-bab selanjutnya. Di sinilah perjalanan self-awareness dimulai.

Salah satu pembahasan yang paling mengena adalah soal how you learn, di mana saya diperkenalkan dengan metode VARK (Visual, Auditory, Read/Write, Kinestetic) yang bermanfaat untuk mengetahui tipe belajar saya yang seperti apa. Kemudian, pada Bab 2, Ruby banyak bicara soal Ikigai, yang menjadi salah satu sub bab favorit yaitu Bab 2.7, tentang multipotentialite, salah satu yang cukup gokil. Kenapa saya bilang begitu?. Sebab pada bab ini benar-benar mengajak para pembaca untuk  tidak mengurangi value yang kita punya. The point is, penulis mengajak para pembaca untuk yuk, melek, yuk, jangan sampai kita undervalue diri sendiri. Kita bisa lho, mengerjakan apa pun yang kita suka atau jago di bidangnya.

Setelah membaca lebih lanjut, saya memahami, inti dari buku ini merupakan ikigai. Ada 4 unsur dalam konsep ikigai sendiri yaitu ‘apa yang disukai?’, ‘ahli dalam hal apa?’, ‘apa yang dunia butuhkan?’ serta yang paling penting untuk memenuhi kebutuhan yaitu ‘apa yang bisa dibayar?’. Irisan dari keempat unsur tadi itulah yang disebut dengan ikigai. Ikigai bukan hanya soal pekerjaan dan cuan tapi soal kita mau jadi siapa dan menjadi manusia seperti apa. ‘ahli dalam hal apa?’ merupakan skill seseorang. Skill seseorang berawal dari irisan ‘apa yang disukai?’ yang dilatih. Mengenai ‘apa yang dunia butuhkan?’ itu bisa berubah sesuai struktur dunia. Contoh kecil seperti pandemic, dimana jejaring sosial media meningkat. Jadi ikigai seseorang pun dapat berubah sesuai waktunya dan tetap pada titik yang ingin dicapai. ‘apa yang bisa dibayar’? itu merupakan bonus, tetapi dalam buku ini memberitahukan ketika kita terlalu fokus dengan cuan dari sebuah pekerjaan, tidak memikirkan ketiga unsur lainnya, bisa jadi dan kemungkinan besar walaupun seseorang dapat memenuhi unsur itu, seseorang itu akan bosan dan banyak mengeluh dengan pekerjaannya. Jadi irisan keempat unsur, keseimbangannya dalam ikigai ini adalah cara untuk seseorang paham diri ‘self-awareness’.

Setelah kita paham mengenai “Ikigai” kita diajak untuk merencanakan hidup. Ketahuilah kalau sepanjang hidup kita terbagi dalam beberapa musim:

  1. Musim 20-an (benih). Waktunya eksplorasi dengan mencoba banyak hal, melihat tren, membangun network. Dan kalau soal keuangan, sebaiknya kita bangun kebiasaan baik dan ilmunya.
  2. Musim 30-an (pertumbuhan). Fokus di 1-2 hal yang kamu percaya dan mulai growth your income.
  3. Musim 40-an (matang). Kembangkan 1-2 bisnis dan persiapkan buat jangka panjang.

Setelah bangun “Net Worth”mu dan “Perbaiki” mindset. Miliki growth mindset karena pemikiran inilah yang membuat kita terbiasa akan tantangan.

Keunggulan buku:

  1. Bahasa dalam buku ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami, saat membacanya seolah sedang diajak mengobrol dengan kawan yang sedang berbagi pengalamannya.
  2. Buku ini bisa membantu dalam merefleksikan diri untuk
  3. Membaca buku ini bisa sekalian meningkatkan skillBahasa Inggris, banyak kalimat yang menggunakan Bahasa In (ykib/nia).

Identitas buku:

Judul buku : You Do You

Penulis : Fellexandro Ruby

Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : 2020

Tebal Halaman : 256 Halaman

 

*Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Padangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *