Arah Langkah

Oleh Ainun Dyan Suttie, S.Pd.

Fiersa Besari adalah seorang anak muda yang sangat menyukai petualangan. Dia sangat senang hidup di alam bebas, menikmati setiap perjalanan yang ia tempuh dengan gembira di manapun berada, tak lupa semua itu diabadikan dalam bentuk foto, lagu dan juga sebuah buku.

Awal mula perjalanan ini dikarenakan karena seorang Fiersa Besari merasakan patah hati oleh seorang wanita yang bernama Mia. Seorang mahasiswi jurusan  bisnis. Karena kesibukan Fiersa dengan dunia traveling, foto, lagu dan juga menulis buku. Fiersa harus mendapati kenyataan bahwasanya pacarnya ternyata bermain belakang dengan temannya sendiri. Akhirnya Fiersa merasakan patah hati yang terdalam. Dari rasa patah hati tersebut Fiersa mempunyai cita- cita untuk berkeliling dunia namun sebelum berkeliling dunia ia ingin merasakan berkeliling Indonesia dan menceritakan kepada orang luar tentang keindahan alam dari negeri tercinta.

Fiersa dengan kedua temannya yaitu Prem seorang gadis tomboy  dan Baduy seorang yang sangat suka mendaki gunung. Mereka bertiga memutuskan untuk berkeliling Indonesia dengan cara mereka sendiri dengan berbekal tekad dan juga keterbatasan. Prem yang ingin melihat keindahan alam sebelum ia disibukkan dengan pekerjaannya, Baduy yang ingin mencoba kemampuannya menyelam di lautan lepas dan Fiersa yang ingin lari dari kenyataan dan menjauh dari bayang- bayang Mia.

Perjalanan Fiersa Besari menyusuri Indonesia diawali dari Bandar Lampung, Padang, Bukit Tinggi, Nias, Sibolga, Medan, Aceh dan Pulau Weh.

Di Pulau Weh dia terpisah dengan Baduy yang harus membawa rombongan turis asing ke Papua. Sementara dia dan Prem di Pulau Weh. Di Pulau Weh ini Fiersa ditawari oleh teman ayahnya  Prem yang bernama Kang Janes untuk mengisap lintingan daun ganja. Fiersa merasa takut kalau ketergantungan dengan ganja yang membuatnya bermalas – malasan sehingga tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri dan lupa akan niat utamanya menjelajahi Indonesia. Akhirnya ia pun melanjutkan perjalanannya ke Makassar.

Cerita Fiersa ini sangatlah seru, perjalanan mereka lewati dengan penuh suka cita. Fiersa juga pernah nekat untuk mendaki Gunung Mahameru demi bisa mewujudkan impian Prem sahabatnya. Prem juga banyak membantu Fiersa dalam mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan ketika pendakian karena bagi Fiersa ini adalah pendakian pertamanya. Meskipun berat dan juga ragu Fiersa tetap melakukannya sampai di puncak Gunung Mahameru tersebut. Saat keberhasilannya mencapai puncak Fiersa merasa kecil, dia merasa tidak menaklukkan gunung tapi gununglah yang menakhlukkan kesombongannya.

Dari cerita ini saya dapat menyimpulkan bahwasanya yang ditulis seorang Fiersa Besari ini adalah tentang kisah seorang anak muda yang ingin mewujudkan mimpi- mimpinya berkeliling Indonesia.

Sebuah perjalanan hidup yang amat luar biasa yang memberikan pelajaran bagaimana mencintai alam, mengenal sejarah dari berbagai daerah, budaya dan beragama jenis masyarakatnya.

Dan satu hal penting yang saya petik dari cerita ini adalah sebuah kata yang diucapkan oleh Fiersa bahwasanya sejauh mana kita berjalan, rumahlah tujuan terakhir kita. Tempat ternyaman untuk kita istirahat dari kepenatan. (*/ykib).

Identitas buku :

Judul               : Arah Langkah

Karya              : Fiersa Besari

Tahun terbit     : 2018

Kota                : Jakarta

Halaman          : 300 halaman

Penerbit           : Media Kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *