Ketika Rembulan Insecure

* Oleh Ananda Silviana Putri

“Apalah aku yang cuma remahan rengginang?”. Huwaaaa!. Please, ya.  Kalau sudah sadar diri kalian
cuma kentang, jangan malah pasrah begitu saja!. Mikir, bagaimana caranya jadi keripik atau mungkin jadi
kentang goreng. Masa iya sih, mau jadi kentang mentah terus. Upgrade dong! buat dirimu jadi mahal.
Kita tuh aneh banget deh. Udah disadarkan oleh insecure tentang kekurangan yang harus dibenahi.
Bukannya berusaha untuk jadi lebih baik lagi, malah merebahkan badan dan menyalahkan diri sendiri.
Gapapa insecure. Karena diri perlu sebuah perbaikan. Begitu pula dengan hati yang butuh asupan.
Adapun kedengkian, sampai kapan juga enggak akan pernah bisa memberi kesempurnaan. Dan sebagai
manusia, harusnya sih bisa mengambil pelajaran. “Malu atuh sama rembulan, eh, kok.
Paragraf tersebut merupakan kalimat dalam buku “Ketika Rembulan Insecure” karya Wafi Hakim Alshidqy.

Buku ini sangat menginspirasi dan recommended untuk semua kalangan anak muda saat ini.
Dalam buku ini penulis membahas insecure dengan sebuah perjalanan rembulan mulai dari bumi, masa,
Januari, Februari,Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember dan
Astronot.

“Malu mematikan hati. Mundur satu langkah untuk membumi, berniat untuk melangit, tapi terpaksa
harus berdiam diri. Merasa tidak pantas untuk berdiri”.

Pasti kita sering sekali mendengar kata insecure, seakan – akan insecure perilaku yang sangat popular.
Apalagi di era Gen Z saat ini yang apa serba mudah, akrab dengan teknologi, lebih aktif di media sosial.
Insecure kerap terjadi pada mereka yang mengalami quarter life crisis, atau bahkan di fase sebelumnya.
Saking melekatnya seakan-akan manusia dan insecure tidak bisa dipisahkan.

Sebenarnya insecure itu apa sih?.
Secara umum insecure adalah rasa tidak aman terhadap suatu kondisi/keadaan yang membuat
seseorang menjadi tidak percaya diri. Insecure menjadi highlight belakangan ini.  Sebab manusia makhluk yang tidak pernah merasa puas. Sebenarnya insecure hal yang sangat normal terjadi. Hanya saja tidak pantas jika dibiarkan menjemur diri. Akhirnya hidup menjadi sia-sia karena mencari hal yang tidak berarti, hingga tersesaat jauh dari hal inti.

Penulis mengaitkan perasaan insecure dengan rembulan di dalam buku ini.  Saking fenomena
ketidakpercayaan diri ini menjamur di mana-mana. Penulis berupaya untuk membuat kita untuk tidak
lagi insecure, melainkan memiliki self love dan mengubah insecure menjadi bersyukur.
Apa sih self love itu?.

Self love ini mencintai diri sendiri adalah ketika kamu menghargai bagimana dirimu, siapa dirimu terlepas
dari transformasi apapun yang kamu cita-citakan. Maksudnya adalah manyayangi, menghargai diri tetapi
juga tetap terus memperbaiki diri kita. Self love bisa ada di segala aspek kehidupan dan aspek
terpentingnya penerimaan puas dengan siapa dirimu dan jadi apa adanya. Karena ketika kita bisa
mencintai diri sendiri, maka hidup akan terasa lebih tenang. Kita tidak akan lagi membandingkan
capaian kita dengan capaian orang lain. Apalagi sampai membandingkan diri kita sebagai masyarakat
biasa dengan seorang tokoh terkenal. Melainkan kita akan lebih fokus untuk memperbaiki kualitas diri
dengan perasaan menerima kenyataan.      

                         
Menurut saya buku ini sangat menarik, dikemas dengan gaya bahasa yang ringan apalagi setiap bab
buku ini terdapat ilustrasi sehingga terkesan ringan dan santai, bisa dibaca untuk semua kalangan
terutama anak muda yang sering merasa insecure untuk mengubah insecure menjadi bersyukur, untuk
dapat mencintai diri sendiri dan dalam buku ini setiap babnya disertai kata motivasi, ayat Alquran dan
hadis. Namun kekurangan dari buku ini terletak ada beberapa kata-kata diulang. (*ykib/silvi).

Identitas buku:

Judul : Ketika Rembulan Insecure
Penulisa : Wafi Hakim Al-Shidqy
Penerbit : Republika Penerbit
Cetakan : Cetakan I, Juni 2021
ISBN : 978-623-279-113-8978-623-279-114-5 (PDF)
Tebal Halaman : 173
Ukuran : Ukuran : 13.5 x 20,5 cm

 

*Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Purwosari

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *