*Oleh Moch Syarifuddin Subachtiar, S.Pd.
Novel Bumi diterbitkan pertama kali oleh PT Gramedia Pustaka Utama pada Januari 2014. Novel Bumi menceritakan kehidupan seorang remaja perempuan bernama Raib, berusia lima belas tahun. Pada awalnya, Raib tampak seperti remaja biasa. Ia merupakan anak tunggal yang pemalu, menyukai membaca, dan mempunyai dua ekor kucing. Namun, Raib menyimpan sebuah rahasia besar: sejak kecil ia memiliki kemampuan untuk menghilang. Kekuatan tersebut pertama kali muncul ketika Raib masih berusia sekitar dua tahun.
Kehidupan Raib mulai berubah ketika kemampuan tersebut diketahui oleh Ali, teman sekolahnya yang dikenal sebagai anak nakal, suka mencari masalah, tetapi ternyata sangat cerdas. Pada suatu hari, ketika Raib sedang menjalani hukuman di lorong sekolah karena lupa membawa buku PR, ia bertemu dengan sosok misterius bertubuh tinggi dan kurus. Ali kemudian menyadari bahwa Raib memiliki kemampuan khusus.
Raib, Ali, dan Seli akhirnya menjadi sahabat dekat. Persahabatan mereka membawa mereka pada petualangan besar yang tidak pernah mereka bayangkan. Mereka mengetahui bahwa dunia yang mereka kenal bukanlah satu-satunya dunia. Ada dunia paralel dengan masyarakat, teknologi, sejarah, dan orang-orang yang memiliki kekuatan khusus.
Dalam perjalanan tersebut, mereka bertemu dengan berbagai tokoh, termasuk Miss Selena, guru matematika yang ternyata menyimpan identitas dan kemampuan yang jauh lebih besar daripada yang diketahui murid-muridnya. Mereka juga mengenal dunia lain, lorong berpindah, serta konflik antara berbagai kelompok yang memiliki kepentingan berbeda.
Konflik semakin besar ketika mereka berhadapan dengan Tamus, tokoh yang memiliki rencana besar dan berkaitan dengan sejarah Klan Bulan. Terungkap pula bahwa Raib bukanlah remaja biasa. Ia memiliki hubungan dengan garis keturunan Klan Bulan dan sejarah panjang yang berkaitan dengan sosok bernama Si Tanpa Mahkota.
Petualangan tersebut akhirnya membawa Raib, Ali, dan Seli ke dalam pertempuran besar. Mereka harus bekerja sama menghadapi ancaman yang jauh lebih kuat daripada kemampuan mereka sendiri. Dalam bagian akhir cerita, kerja sama dan keberanian mereka membantu menghadapi Tamus dan Pasukan Bayangan. Ali bahkan menunjukkan kekuatan khusus yang sebelumnya tidak mereka ketahui sepenuhnya.
Tokoh dan Penokohan:
- Raib
Raib adalah tokoh utama dalam novel. Ia digambarkan sebagai remaja yang pemalu, sederhana, suka membaca, dan cenderung menyendiri. Di balik sifat tersebut, Raib memiliki keberanian dan kekuatan untuk menghadapi berbagai masalah.
- Ali
Ali merupakan teman Raib yang pada awalnya dikenal sebagai anak pemalas, urakan, dan suka membuat masalah. Namun, sebenarnya Ali sangat cerdas dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Ia juga menunjukkan kepedulian yang besar terhadap Raib dan Seli.
- Seli
Seli adalah sahabat Raib yang ceria, perhatian, dan memiliki sifat spontan. Ia menjadi salah satu teman terdekat Raib dan ikut terlibat dalam petualangan mereka.
- Miss Selena
Miss Selena awalnya dikenal sebagai guru matematika yang tegas dan galak. Namun, kemudian terungkap bahwa dirinya memiliki kemampuan dan pengetahuan mengenai dunia paralel.
- Tamus
Tamus merupakan salah satu tokoh antagonis penting. Ia memiliki ambisi besar dan menjadi sumber ancaman bagi Raib dan teman-temannya.
Tema utama novel Bumi adalah petualangan, persahabatan, keberanian, dan pencarian jati diri. Novel ini juga memperlihatkan bagaimana seseorang yang awalnya merasa biasa saja, ternyata dapat memiliki peran penting dalam menghadapi suatu persoalan besar.
Novel ini menggunakan alur maju, tetapi terdapat bagian-bagian yang menceritakan kejadian masa lalu untuk menjelaskan asal-usul kekuatan dan hubungan antartokoh. Alur cerita berkembang dari kehidupan Raib sebagai remaja biasa, kemudian berlanjut ke pengungkapan kekuatannya, perjalanan ke dunia paralel, hingga konflik besar dengan pihak yang mengancam mereka.
Latar tempat dalam novel sangat beragam, antara lain: rumah Raib, sekolah, lorong sekolah, kota dan lingkungan dunia Raib, dunia paralel, akademi dan berbagai tempat yang berkaitan dengan lorong berpindah. Latar waktu berlangsung pada masa kehidupan Raib sebagai remaja, tetapi cerita juga mengungkap sejarah yang terjadi jauh sebelum kehidupannya. Latar suasana berubah-ubah, mulai dari suasana keluarga yang hangat, kehidupan sekolah yang ringan dan lucu, hingga suasana menegangkan ketika terjadi konflik dan pertempuran.
Tere Liye menggunakan bahasa yang relatif ringan dan mudah dipahami. Cerita disampaikan melalui sudut pandang orang pertama menggunakan tokoh “aku”, sehingga pembaca dapat mengikuti pengalaman dan pikiran Raib secara langsung. Terkadang juga menggunakan dialog antartokoh, sehingga cerita terasa hidup. Perpaduan antara kehidupan remaja sehari-hari dengan unsur fantasi membuat novel ini terasa menarik.
Kelebihan buku:
- Cerita imajinatif dan menarik: konsep mengenai dunia paralel membuat pembaca penasaran.
- Karakter tokoh kuat: Raib, Ali, dan Seli mempunyai karakter yang berbeda sehingga hubungan mereka terasa menarik.
- Persahabatan menjadi bagian penting cerita: ketiga tokoh utama belajar untuk saling percaya, melindungi, dan bekerja sama. Dalam cerita disebutkan bahwa kejadian yang mereka alami membuat mereka menjadi teman baik yang saling melindungi dan peduli.
- Memiliki pesan moral: pembaca diajak memahami pentingnya keberanian, kesetiaan, rasa ingin tahu, dan kerja sama.
- Mampu membangun rasa penasaran: berbagai misteri tentang Raib, kekuatannya, dan dunia paralel diungkap secara bertahap.
Kekurangan buku:
- Cerita cukup panjang dan kompleks, sehingga pembaca yang baru mengenal genre fantasi mungkin membutuhkan konsentrasi lebih.
- Banyak istilah dan konsep dunia paralel yang harus dipahami agar tidak kehilangan alur cerita.
- Beberapa bagian cerita membutuhkan kesabaran karena informasi mengenai sejarah dan dunia paralel tidak langsung dijelaskan seluruhnya.
Nilai-nilai yang dipetik:
- Persahabatan: teman sejati adalah mereka yang saling membantu dan melindungi ketika menghadapi masalah.
- Keberanian: seseorang harus berani menghadapi masalah meskipun merasa takut.
- Kerja sama: masalah yang sulit dapat menjadi lebih mudah ketika dihadapi bersama.
- Rasa ingin tahu: rasa ingin tahu dapat mendorong seseorang untuk belajar dan menemukan hal-hal baru.
- Pantang menyerah: keadaan sulit bukan alasan untuk berhenti berusaha.
- Tidak menilai seseorang dari penampilan: tokoh-tokoh dalam cerita menunjukkan bahwa seseorang dapat memiliki kemampuan dan kelebihan yang tidak terlihat dari luar.
Kesimpulan buku:
Novel Bumi karya Tere Liye merupakan novel fantasi remaja yang memadukan kehidupan sehari-hari dengan petualangan di dunia paralel. Cerita berpusat pada Raib yang awalnya menganggap dirinya sebagai remaja biasa, tetapi kemudian mengetahui bahwa dirinya memiliki kekuatan dan hubungan dengan sejarah dunia yang jauh lebih besar.
Kehadiran Ali dan Seli membuat cerita semakin menarik karena hubungan mereka berkembang dari sekadar teman sekolah menjadi persahabatan yang kuat. Mereka harus belajar bekerja sama dan saling percaya ketika menghadapi berbagai ancaman.
Secara keseluruhan, Bumi merupakan novel yang menarik untuk dibaca, terutama bagi pembaca yang menyukai cerita fantasi, petualangan, misteri, dan persahabatan. Novel ini tidak hanya menawarkan imajinasi tentang dunia lain, tetapi juga menyampaikan pesan mengenai keberanian, kesetiaan, kerja sama, dan pentingnya mengenali potensi diri. (ykib/syarif).
Identitas Buku
Judul Buku : Bumi
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Kota Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : 2014
ISBN : 978-602-03-0112-9
Genre : Fantasi, Petualangan, dan Fiksi Remaja
*Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Cepu

