Oleh Ahmad Nur Affandi, S.ST
Perkembangan teknologi seluler berkembang sangat pesat dari teknologi wireless generasi pertama AMPS (1G), GSM (2G), GPRS/UMTS (3G), HSDPA (3,5G), dan sekarang sampai LTE (4G). Di dalam buku ini terdapat banyak informasi tentang teknologi wireless dari 1G sampai dengan 4G dan buku ini berguna untuk siswa, mahasiswa, ataupun orang yang ingin menggeluti bidang jaringan khususnya pada bagian RF Planning dan Optimization.
Dalam buku ini akan membawakan 2 poin penjelasan yaitu (1) tentang teknologi seluler dan (2) perkembangan teknologi seluler. Untuk poin pertama akan membahas bagaimana teknologi itu bekerja dan komponen apa saja yang ada dalam teknologi seluler. Untuk poin kedua membahas band frekuensi dan gambar struktur tiap generasi teknologi.
- Penjelasan Teknologi Seluler
Sistem telekomunikasi yang cocok untuk mendukung sistem komunikasi bergerak adalah sistem komunikasi tanpa kabel (wireless) yaitu sistem komunikasi radio. Untuk dapat mengcover cakupan yang begitu luas, dilakukan pembagian coverage area menjadi sub-sub area yang disebut cell. Di dalam cell tersebut terdapat komponen seperti MS (Mobile Station) dan BTS (Base Transmision Station).
- Perkembangan Teknologi Seluler
- Teknologi AMPS (1G)
1G AMPS (Advance Mobile Phone System) merupakan sistem generasi pertama di mana semuanya menggunakan teknologi analog. Generasi pertama ini bekerja pada band frequency 800 MHz dan menggunakan metode akses FDMA (Frequency Division Multiple Access).
- Teknologi GSM (2G)
GSM (Global System for Mobile Communication) merupakan teknologi yang mengkolaborasikan antara teknik TDMA (Time Division Multiple Access) dan teknik FDMA (Frequency Division Multiple Access). GSM menggunakan frequency carrier selebar 200 Khz. Selain digunakan untuk komunikasi suara yang lebih baik, teknologi GSM juga memberikan layanan SMS (Short Message Service) dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.6 kbps.
Arsitektur Teknologi 2G dan 2,5G
- Teknologi GPRS/EDGE (2,5G)
Teknologi GPRS(Global Packet Radio Service) memungkinkan akses internet dilewatkan melalui mobile telephone. Secara teori GPRS memberikan kecepatan akses antara 56 kbps sampai 115 kbps. Sedangkan Teknologi EDGE(Enhanced Data rate for Global Evolution) mengimplementasikann penyandian 8-PSK (Phase Shift Keying), penyandian yang memunginkan pengiriman bit-bit informasi lebih cepat dibandingkan penyandian sebelumnya yang dipakai oleh GSM yaitu GMSK (Gaussian Minimum Shift Keying). Kecepatan data secara teori yang dapat di dukung oleh EDGE mencapai 384 kbps
- Teknologi UMTS (3G)
3G UMTS (Universal Mobile Telephone Standart). Sistem standar 3G yang dipakai di Indonesia menggunakan teknologi WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) dimana dengan teknologi ini memungkinkan kecepatan mencapai 512 kbps – 3,5 Mbps.
Arsitektur Teknologi 3G dan 3,5G
- Teknologi HSDPA (3,5G)
HSDPA (High Speed Download Packet Access). HSDPA merupakan evolusi dari UMTS, sehingga arsitektur jaringan HSDPA tetap menggunakan arsitektur jaringan UMTS. Teknologi menyediakan kecepatan transmisi data berbeda yaitu downlink dan uplink. Untuk downlink dengan kecepatan mencapai 14.4 Mbps sedangkan proses uplink dengan kecepatan 5,8 Mbps
- Teknologi LTE (4G)
LTE (Long Term Evolution) 3GPP dipasarkan dengan nama 4G LTE adalah sebuah standard komunikasi nirkabel berbasis jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSDPA untuk aksess data kecepatan tinggi menggunakan telepon seluler mau pun perangkat mobile lainnya. Pada teknologi LTE (4G) sama seperti teknologi sebelumnya dibagi menjadi 2 proses yaitu uplink dan downlink. Untuk kecepatan upload 50-75 Mbps dan download 100-300 Mbps.
Arsitektur Teknologi 4G
Resensi Buku
Judul : 2G/3G RF Planning and Optimization for Consultant
Penerbit : Nulis Buku
Penyusun : Lingga Wardhana
Penulis adalah guru Bimbel Gugusan Bintang YKIB

