Ilham Kesabaran Abu Bakar Ash-Shiddiq

Oleh Iin Vina Noviana, S.Pd.

Buku ini ditulis oleh Syarif Hidayatullah yang merupakan nama pena dari M. Sanusi. Beliau lahir pada tanggal 28 Januari 1986. Beliau mulai menulis dalam media berupa artikel dan resensi sejak tahun 2005. Banyak karyanya yang telah dipublikasikan di harian lokal maupun nasional, seperti Kompas, Seputar Indonesia, Tempo, Jawa Pos dan lain-lain.

Dalam karya bukunya yang berjudul Ilham Kesabaran Abu Bakar Ash Shiddiq yang menceritakan tentang sahabat sejati yang paling dicintai oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq. Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah sahabat yang memiliki banyak keutamaan serta kemuliaan. Bahkan dikatakan ia adalah manusia termulia setelah para nabi dan rasul.

Abu Bakar Ash Shiddiq adalah seorang pribadi yang sangat gigih dalam membantu dakwah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Ketika dakwah Islam masih dilakukan secara rahasia dan pemeluknya masih sedikit, Abu Bakar Ash Shiddiq meminta izin kepada Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam untuk berdakwah secara terang-terangan demi upaya penyebaran agama Islam yang lebih luas cakupannya. Selain itu Abu Bakar Ash Shiddiq selalu menemani Rasulullah untuk berhijrah dengan membawa semua hartanya untuk berhijrah.

Abu bakar diberi gelar Ash Shiddiq yang artinya orang yang selalu membenarkan dan percaya. Abu Bakar selalu meyakinkan diri dan menyakinkan orang lain bahwasanya apa yang dikatakan oleh Nabi Muhammad adalah benar. Ketika Nabi Muhammad SAW bercerita tentang isra miraj, banyak kaum Quraisy tidak percaya dan menganggap Nabi Muhammad tukang bohong, namun berbeda dengan Abu Bakar yang percaya dan yakin apa yang dibicarakan Nabi Muhammad dengan hal tersebut Abu Bakar diberi gelar Ash Shiddiq yaitu orang yang membenarkan, orang yang selalu percaya. Dari hal tersebut kita dapat mengambil inspirasi dari seseorang yang sangat teguh dengan keyakinannya, sekaligus sangat berani dalam menyatakan keyakinannya untuk membela sahabat dan agamanya. Selain itu Abu Bakar adalah pelindung para budak, ia melindungi para budak yang lemah dari kesewenang-wenangan tuannya yang kaya. Ketika melihat budak yang disiksa karena masuk Islam, Abu Bakar membebaskanya seperti membebaskan Bilal Bin Rabah dari tangan Umaiyah. Abu Bakar menjadi pelindung para budak bukan untuk mencari keuntungan melainkan murni karena mencari ridha dari Allah.

Dalam buku ini banyak menceritakan kisah inspiratif kesabaran Abu Bakar selain itu  juga kedermawanan Abu Bakar dalam berhijrah memperjuangkan agama Islam, kesetiaan Abu Bakar menemani hijrah, keteguhan, memegang prinsip, kelembutan hatinya dalam membebaskan para budak, rasa cintanya terhadap Nabi Muhammad yang menjadikan sosok inspiratif dalam sejarah Islam.

Kisah lain serupa ini dapat kita jumpai di buku ini terkait kemuliaan Abu Bakar, antara lain kegigihan Abu Bakar Ash Shiddiq dalam berdakwah mampu mengislamkan tiga puluh sembilan orang yang masuk Islam. Di antara mereka, Utsman bin Affan, Saad bin Abi Waqqash, Abdurrahman bin Auf, Zubair bin Awwam, Thalhah bin Ubaidillah, Abu Ubaidah Ibnul Jarrah, Utsman bin Madz’un dan lainnya radhiallahu anhum ajma’in.

Banyak sekali nilai-nilai positif yang dapat dipetik dari pemikiran Abu Bakar Ash Shiddiq, sehingga dengan membaca buku ini kita dapat meningkatkan kualitas diri kita menjadi yang lebih baik lagi, menjalin hubungan dengan Tuhan dan juga menjalin hubungan baik dengan manusia, misalnya sikap Abu Bakar yang menggunakan semua hartanya untuk berhijrah ke jalan Allah dan memilih untuk hidup sederhana karena hidup di dunia hanya sementara. Dengan meyakini bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara sehingga jika kita memiliki rezeki lebih kita dapat bersedekah kepada orang sekitar atau orang yang lebih membutuhkan. (*/ykib)

Kelebihan buku:

  1. Banyak kisah inspiratif Abu Bakar yang diceritakan dalam buku tersebut sehinggga dapat menjadikan sosok inspirasi oleh pembaca.
  2. Setiap poin dibahas sangat rinci, dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga pembaca dengan mudah mengerti dan paham apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh penulis.

Penulis               :  Syarif Hidayatullah

Penerbit             :  Diva Press

Tanggal Terbit  :  Februari 2014

ISBN                 :  978-602-7968-42-4

Tebal halaman  :  188 Halaman

Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Purwosari

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *