Muhammad Sang Yatim

Oleh Roby Atul Nazila Adawiyah, S.Sos.

Muhammad Sang Yatim (Janji dan Kemenangan yang Dinanti) merupakan sebuah buku karya dari Prof. Dr. Muhammad Sameh Said. Buku berjudul Muhammad Sang Yatim termasuk best seller karena menceritakan kisah perjalanan manusia yang dipilih Allah menjadi pemimpin umat Islam. Pada awal halaman termuat beberapa bait puisi yang ditunjukkan untuk baginda Nabi Muhammad SAW. Penulis menggunakan istilah pasal untuk menceritakan setiap peristiwa. Dalam jumlah halaman terbilang banyak terlihat dari tebal buku tersebut menyesuaikan perjalanan panjang kehidupan dan perjuangan dakwah baginda Nabi Muhammad SAW.

Pada bagian awal menceritakan kisah perjalanan Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya bernama Nabi Ismail. Tindakan kurban sudah menjadi hal lumrah termasuk kisah Qabil dan Habil. Apabila mendengar Qabil dan Habil selalu teringat peristiwa perselisihan di antara keduanya yang berakhir kematian akibat perasaan dengki, cemburu, dan dendam. Allah memerintahkan berkurban sebagai ujian dan menilai niat hamba-Nya. Berkurban memberikan hikmah kepada kita mengenai bersedekah kepada orang di sekitar yang kurang mampu, menanamkan perasaan tulus, ikhlas, melawan hawa nafsu, dan memiliki niat baik dalam tindakan apapun. Sifat manusia adalah tidak pernah merasa puas maupun cukup, sehingga sedekah mendorong diri untuk bersyukur. Setiap manusia pasti diberikan ujian yang berbeda-beda. Bentuk ujian yang diberikan Allah kepada manusia berupa melawan hawa nafsu, istiqomah, meninggalkan perkara haram, bermusuhan, membunuh, dan merampas hak orang lain.

Perjuangan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT tidak hanya mengenai penyembelihan putranya bernama Ismail, melainkan adanya pembangunan Kabah yang memicu konflik dengan masyarakat Mekah. Perintah menyembelih putranya menjadi ujian terberat yang diterima oleh Nabi Ibrahim AS. Setan tidak bosan menggoda Nabi Ibrahim untuk menolak perintah Allah SWT. Keteguhan dan keikhlas Nabi Ibrahim dalam menjalankan perintah Allah SWT menunjukkan ketakwaan kemudian terjadi pergantian tubuh Ismail dengan hewan atas kehendak Allah SWT. Tujuan berkurban adalah menciptakan perasaan empati terhadap manusia berstatus sosial ekonomi yang rendah.

Nabi Ibrahim AS juga memiliki perintah berupa pembangunan Kabah atas perintah Allah SWT. Kepastian mengenai persamaan agama dari Nabi Ibrahim AS, Ismail AS, dan Ishaq AS adalah sama. Pembangunan Kabah terletak di negeri Hijaz dengan tujuan agar tidak ada yang disembah selain Allah SWT berupa ibadah haji. Tujuan pembangunan Ka’bah mengalami penyimpangan karena suku Quraisy mengalami kesesatan dalam bentuk beribadah haji dengan telanjang, mabuk, dan sayembara syair. Melihat fenomena tersebut telah dipersiapkan seseorang yang akan menunjukkan jalan kebenaran sesuai kehendak Allah SWT. Perjuangan dalam menyebarkan agama Allah SWT penuh ujian sehingga pertolongan berupa mukjizat sangat berperan penting dalam keberhasilan.

Seluruh Nabi dan Rasul melakukan dakwah atas kehendak serta pertolongan Allah SWT. Selain itu petunjuk kelahiran Nabi terakhir juga sudah dipersiapkan Allah SWT untuk menuntun manusia kembali ke jalan yang lurus. Tugas utama yang diperintahkan Allah SWT adalah mengubah pola berpikir manusia, mengajarkan mengenai Al Quran, hikmah bijaksana, dan menyucikan diri. Rasul akhir ini akan memiliki kepribadian lembut hati, berbudi pekerti, dan tidak suka menggunakan senjata untuk melawan kekerasan atau kezaliman. Tantangan perjalanan dakwah akan berat karena kehadirannya tidak langsung disambut baik oleh seluruh umat manusia.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW bermula dari orang bernama Abdullah merupakan salah satu anak Abdul Muthalib. Abdullah menikah dengan Aminah bin Wahab, putri dari seorang pemuka Bani Zuhrah (keluarga dengan status sosial tinggi dan bernasab mulia di suku Quraisy). Allah SWT memberikan takdir kehidupan Abdullah tidak lama di mana berita kematiannya harus disampaikan. Abdullah meninggal dalam perjalanan niaga ke Yaman. Kematian Abdullah bersamaan dengan kehamilan Aminah sehingga dirinya harus bertahan di tengah berita duka mendalam akibat kepergian suaminya.

Pada hari Senin, 12 Rabiul Awwal merupakan kelahiran Muhammad bertepatan dengan tahun Gajah, karena Raja Abrahah bersama pasukan gajah datang ke Mekah untuk menghancurkan Kabah. Kebiasaan masyarakat Mekah menggunakan ibu susu untuk menyusui anaknya termasuk Aminah. Muhammad SAW akhirnya memperoleh ibu susuan dari Halimah karena suaminya yang menyuruh agar mendapatkan keberkahan Allah SWT mengingat status anak tersebut sebagai yatim. Aminah merasa sedih karena berpisah dengan anaknya agar terhindar dari wabah penyakit cacar yang tengah menyebar.

Pada usia empat tahun Muhammad SAW diajak oleh Halimah ke kampung halamannya. Kisah kitab-kitab sirah terjadi di mana Muhammad kecil melihat dua orang laki-laki membawa bejana emas dan membelah dadanya kemudian mengeluarkan hatinya untuk membersihkan noda hitam di dalamnya, lalu mengisi dengan air es hingga bersih. Muhammad menceritakan peristiwa yang telah dilihatnya kepada Halimah dan membuat dirinya khawatir. Halimah akhirnya mengembalikan Muhammad kepada Aminah karena takut akan terjadi hal buruk di masa depan setelah kejadian tersebut. Peristiwa pembelahan dada menjadi sebuah petunjuk Allah mengenai jiwa Muhammad dengan petunjuk langit.

Sebelum Allah SWT menetapkan seseorang untuk menjadi Nabi dan Rasul harus memiliki tekad, sabar, tabah, bijaksana, istiqomah, teguh, dan berserah kepada Allah SWT agar tidak terpengaruh dengan segala kenikmatan dunia. Tepat usia enam tahun Nabi Muhammad SAW harus menjadi yatim piatu karena kematian ibunya. Satu tahun kemudian kakeknya Abdul Muthalib juga meninggal dunia. Nabi Muhammad SAW harus survive dalam kehidupan di usia masih kecil tanpa orang tua, sehingga perasaan iba dari Abu Thalib bersedia merawat Muhammad.

Usia dua belas tahun Nabi Muhammad SAW harus berniaga ke negeri Syam bersama pamannya. Tiba di Bushra, Nabi Muhammad SAW dan Abu Thalib bertemu seorang rahib yang menyatakan bahwa terlihat dan tertulis tanda seorang Nabi dalam diri Muhammad termuat kitab Taurat maupun Injil. Pesan seorang rahib tersebut kepada Abu Thalib berupa perintah pulang dan kewaspadaan terhadap kaum Yahudi. Perang Fijar pernah diikuti oleh Muhammad muda bersama pamannya merupakan perang antara kaum Quraisy dan Hawazin. Tugas Muhammad dalam perang tersebut adalah mengumpulkan anak panah. Muhammad juga mengetahui isi perjanjian Fudhul dalam perang tersebut berupa perintah menolong orang Quraisy yang terzalimi.  

Paras dan kepribadian Muhammad menjadi sorotan karena setiap melihat beliau siapapun akan tertegun dan jatuh hati. Seorang wanita kaya dan terhormat bernama Khadijah menaruh kagum kepada Muhammad. Rasulullah pernah mengatakan pula mengenai kepribadian baik dari Khadijah. Nabi Muhammad SAW bekerja bukan untuk mengejar dunia demi dirinya sendiri melainkan membantu ekonomi Abu Thalib yang memprihatinkan. Meskipun rentang usia Nabi Muhammad SAW dengan Khadijah terpaut cukup jauh tidak menghalangi niat baik keduanya untuk menikah. Rasulullah dikaruniai dua anak laki-laki dan empat perempuan bernama Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fatimah. Rasulullah merasa bahwa Khadijah adalah sosok wanita yang berperan penting dalam kehidupannya sebagai penolong dan pemberi rasa tentram.

Nabi Muhammad SAW memperoleh wahyu pertama di Gua Hira pada bulan Ramadan. Nabi Muhammad SAW memiliki kebiasaan menginap di Gua Hira untuk memperoleh malam lailatul qadar dengan beribadah di sana. Ketika tidur Rasulullah didatangi sosok yang membawa kitab berisi perintah “Bacalah!”. Rasulullah terbangun, namun tidak ada siapapun di sekelilingnya dan tidak menemukan bukti apapun mengenai mimpi tersebut. Sesampainya di rumah Nabi Muhammad SAW menceritakan peristiwa yang dialami selama menginap di Gua Hira kepada Khadijah. Bagi orang yang tidak memahami makna petunjuk menganggap cerita Rasulullah sebagai hal tidak masuk akal. Hubungan Allah SWT dan manusia dapat tersampaikan melalui berbagai aspek contohnya ketika berdoa, sholat, dan berzikir. Kemudian Rasulullah kembali diberikan petunjuk melalui kedatangan malaikat Jibril dalam mimpinya. Jibril menyampaikan perintah kepada Nabi Muhammad SAW berupa seruan ke jalan Allah SWT, perintah tersebut diperkuat oleh Allah SWT melalui ayat yang diturunkan-Nya.

Dakwah Rasulullah telah dimulai dengan masuknya Khadijah dalam Islam. Rasulullah melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi dengan bantuan Khadijah. Kemudian Ali bin Abi Thalib sepupunya, namun Ali menyembunyikan keimanan mengenai Islam dari Abu Thalib. Beberapa kerabat Nabi Muhammad SAW mulai mempercayai dan mengenai ajaran Islam yang beliau dakwahkan. Kelompok sosial dalam masyarakat Mekah terbagi menjadi tiga yaitu kelompok penguasa, budak, dan sekutu kabilah Arab. Tugas utama Rasulullah adalah menunjukkan persamaan kelompok manusia di tengah stratifikasi sosial yang tertanam pada penduduk Mekah.

Metode dakwah Rasulullah melalui perjamuan makan karena dianggap tepat dan santai. Salah satu kerabat bernama Abu Lahab menentang keras ajaran yang disampaikan oleh Rasulullah. Abu Lahab kerap menghadiri undangan jamuan Rasulullah dan mengacaukan acara dengan perbuatan mencela dan memotong pembicaraan. Nabi Muhammad SAW tidak pernah membalas dengan perbuatan yang sama justru tetap mengundang dan berbuat baik kepada Abu Lahab. Status dan peran Abu Lahab dalam kaum Quraisy bersifat penting sehingga membawa pengaruh bagi ajaran Rasulullah. Abu Lahab mempengaruhi kaum Quraisy mengenai ajaran yang dibawa oleh Rasulullah. Bagi Abu Lahab, ajaran Rasulullah bertentangan dengan nilai nenek moyang. Nabi Muhammad SAW dibekali oleh Allah SWT berupa mukjizat. Rasulullah menjadi nabi istimewa karena memiliki mukjizat berupa Al Quran bersifat kekal dan abadi. Kandungan Al Quran berupa pengetahuan dunia, akhirat, hal gaib, masa lalu, masa depan, dan hal tersembunyi dalam jiwa.

Konflik antara kaum Quraisy dengan Rasulullah terus berlangsung hingga terjadi tindakan penindasan terhadap kaum Muslim. Penyiksaan diberikan oleh kaum Quraisy kepada pengikut Nabi Muhammad SAW baik secara fisik maupun cacian. Rasulullah juga menerima berbagai hinaan dan cacian meskipun pertolongan Allah SWT selalu menyertai. Abu Jahal menghasut kaum musyrik untuk membenci ajaran kaum Muslimin. Tindakan penyiksaan yang dilakukan Abu Jahal kepada Rasulullah beragam seperti meletakkan duri di jalan yang dilalui Nabi Muhammad SAW. Rasulullah pernah dilempari batu oleh Abu Jahal hingga kakinya berdarah. Kaum Muslimin memperoleh kekuatan kesabaran yang telah dicontohkan Rasulullah. Balasan hanya berhak diberikan oleh Allah SWT termasuk perilaku kaum musyrik.

Nabi Muhammad SAW bersama pengikutnya hijrah ke Habsyah untuk meredakan tindakan penindasan yang dilakukan kaum musyrik. Raja Habsyah adalah seorang nasrani namun tidak membenci ajaran Rasulullah justru menyambut kedatangan kaum Muslimin dengan hangat. Kaum Quraisy marah dan merasa terhina melihat perlakuan baik Najasyi terhadap kaum Muslimin. Abu Jahal tidak sengaja bertemu Rasulullah di bukit Safa kembali melakukan cacian dan hinaan. Kehendak dan pertolongan Allah SWT datanglah Hamzah yang melindungi Rasulullah. Setelah peristiwa tersebut mendorong Hamzah masuk Islam dan memperkuat kaum Muslimin.

Dakwah Nabi Muhammad SAW mulai dilakukan secara terang-terangan terlihat sudah melakukan shalat di Masjidil Haram. Ulah jahat kaum Quraisy tidak pernah berhenti untuk mengganggu dakwah Rasulullah termasuk melakukan blokade. Kaum Quraisy melarang menikah, tidak boleh menjual, dan membeli dari kaum Muslimin. Namun, pertolongan Allah SWT selalu datang kepada kaum Muslimin. Abu Jahal semakin marah dan membenci kaum Muslimin, hingga merencanakan untuk membunuh Rasulullah. Allah SWT kembali mengirimkan pertolongan berupa halangan seekor unta raksasa yang menyerang.

Pada masa perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW terdapat suatu peristiwa besar dan singkat. Nabi Muhammad SAW memiliki mukjizat berupa Al Quran, keberhasilan menghadapi segala kemusyrikan, dan peristiwa Isra Mi’raj. Allah SWT menunjukkan kebesaran-Nya melalui peristiwa Isra Mi’raj dimana Rasulullah dalam keadaan tidur maupun terjaga harus mengalami perjalanan panjang untuk mengetahui segala yang terjadi dari masa lalu, sekarang, dan masa depan dalam semalam. Cerita perjalanan Isra Mi’raj menjadi bahan celaan kaum musyrik dan menganggap sebagai kebohongan besar. Bahkan Rasulullah dianggap tukang sihir oleh pengikut kaum musyrik.

Dakwah Rasulullah terus tersebar hingga kota Madinah dan memperoleh sambutan luar biasa baik dari kaum Anshar. Selama tiga belas tahun Rasulullah berdakwah di Kota Mekah dan memperoleh pertentangan bertubi-tubi. Sebaliknya, penduduk Madinah menyambut bahagia keberadaan Rasulullah dan ajarannya sehingga perkembangan Madinah maupun pendidikan akhlak Islami dapat berkembang. Pelajaran pendidikan akhlak Islami pertama yang baginda Nabi Muhammad SAW ajarkan adalah persaudaraan, gotong royong, dan solidaritas. Rasulullah meresmikan pelajaran tersebut melalui piagam antara kaum Anshar dengan Muhajirin mengenai kewajiban Muslimin untuk bersikap tolong menolong, mengayomi, dan berintergrasi satu sama lain.

Eksistensi ajaran Rasulullah akan terus menemui hambatan dan gangguan termasuk dari kaum Yahudi. Sikap musuh dalam selimut menjadi upaya yang dilakukan oleh kaum Yahudi kepada Rasulullah dan pengikutnya. Kedatangan kaum Muhajirin ke Kota Madinah menjadikan perekonomian menjadi sulit ditambah wabah penyakit yang menimpa kaum Muslimin. Keadaan susah bersumber dari Quraisy karena bertindak semena-mena hingga mengharuskan Rasulullah melakukan perang pertama kalinya dengan menugaskan pasukan kecil bertujuan mengetahui kebenaran mengenai kafilah dagang. Kaum Quraisy mengatakan bahwa Rasulullah telah menodai Bulan Haram dengan perang yang merampas harta serta pertumpahan darah kepada kaum Muslimin. Namun, Allah SWT menutup fitnah kaum Qurasyi dengan turunya ayat QS Al Baqarah ayat 217.

Berbagai peristiwa pertempuran atau perang besar harus dihadapi oleh Rasulullah untuk membela ajaran Islam dari para kelompok musyrik yang menghina agama Allah SWT. Seperti kemenangan Perang Badar yang menjadi mukjizat karena keterlibatan Allah SWT dalam membantu kaum Muslimin melawan orang-orang kafir dengan diturunkannya malaikat untuk membantu. Perlawanan untuk mengukur tingkat keimanan seseorang tidak hanya Allah SWT berikan dari perilaku jahat orang kafir. Melalui Perang Uhud, Allah SWT berusaha menilai keimanan kaum Muslimin. Perang Uhud menunjukkan adanya kesombongan mengenai hasil perang dari kaum Muslimin dan keserakahan terhadap harta rampasan perang. Pelajaran yang dapat diambil dari Perang Uhud adalah pertolongan Allah SWT bukan hal yang direncanakan sesuai kehendak manusia atau tidak pasti. Niat dan pengorbanan yang ikhlas atas nama Allah SWT menjadi keutamaan dalam penentuan hasil.

Persebaran ajaran Islam dilakukan oleh Rasulullah hingga ke berbagai negara seperti Persia, Romawi, dan Habsyah berupa kiriman surat untuk para Raja. Berbagai respon diberikan oleh Raja terhadap surat ajakan Islam dari Rasulullah. Raja Persia langsung merobek surat dari Rasulullah. Pada tahun ketujuh hijrahnya Nabi Muhammad SAW berhasil mengajak Muqauqis, Heraklius, Kisra, Najasyi, Raja Hiyarah, dan Raja Yamamah masuk Islam. Disusul tahun kedelapan penguasa Oman juga menerima Islam. Sungguh luar biasa dakwah Rasulullah dalam mengajak para Raja dunia masuk Islam, kehendak dan pertolongan Allah SWT turut andil dalam keberhasilan tersebut.

Pada tahun kedelapan Hijriyah harus dilewati oleh Rasulullah dengan menetap di Madinah. Gejolak peperangan kembali muncul dari arah Syam. Penyebab dari pembunuhan yang dialami utusan Nabi Muhammad SAW saat bertugas menyerukan Islam ke Dzat Thalh. Bangsa Romawi dari Syam langsung membunuh utusan Rasulullah ketika mengetahui tujuan kedatangannya. Adanya pelanggaran etika utusan dari pembunuhan tersebut sehingga Rasulullah menyiapkan tiga orang pasukan untuk menyerang Syam. Pertempuran yang terjadi bersifat tidak seimbang sehingga kaum Muslimin membuat strategi berupa pembagian pasukan dan berujung kemenangan. Namun, Rasulullah harus mengalami kesedihan mendalam atas meninggalnya Zaid dan Jafar. Kemenangan Perang Mu’tah membawa hal baik terhadap Islam dimana penduduk perbatasan Syam dan Irak masuk Islam dan mewujudkan keamanan di wilayah perbatasan utara.

Peristiwa Bulan Rajab mengisahkan Perang Tabuk yaitu perang antara kaum Muslimin melawan imperium Romawi. Penyebab terjadinya Perang Tabuk adalah konflik antara kaum Muslimin dan Romawi semenjak kematian Al Harits bin Umair oleh Syurahbil bin Amr Al Ghassani. Kota Mekah berhasil ditaklukan oleh Rasulullah yang mendorong orang-orang musyrik masuk Islam. Keberadaan orang-orang musyrik dalam Islam hanya sebuah kemunafikan. Rasulullah kembali ke Madinah dan meminta dua orang sahabat untuk menghancurkan masjid yang dibangun oleh orang-orang munafik. Salah satu kaum munafik bernama Abdullah bin Ubay mengalami sakit parah akibat menyimpan dendam terhadap kaum Muslimin dan mengakhiri ancaman dari orang munafik.

Tahun kesepuluh Hijriah, Rasulullah menjalankan ibadah haji. Rasulullah melantunkan khutbah di Arafah. Setelah berkhutbah Rasulullah menyuruh Bilal untuk adzan dan mendirikan shalat. Nabi Muhammad SAW menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan perlahan dan tenang. Haji yang dijalankan oleh Rasulullah di tahun kesepuluh Hijriah bernama Haji Wada  atau Haji Perpisahan. Haji Wada menjadi ibadah haji satu-satunya setelah Al Quran sempurna diturunkan yang menunjukkan ujuang perjuangan dakwah beliau. Segala perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Allah SWT tidaklah mudah, banyak peperangan dan pertumpahan darah yang terjadi. Meninggalnya Nabi Muhammad SAW bukan akhir dari perkembangan agama Islam melainkan awal perjuangan untuk mempertahankan dan diimplementasikan dalam segala keadaan. Peninggalan terbesar Rasulullah setelah wafat adalah berpegang teguh pada Kitab Allah SWT dan Sunnahnya.

Kelebihan dalam buku ini tidak hanya menceritakan secara lengkap perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW dan perjuangan dakwahnya. Bagian akhir setelah penyelesaian tugas Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam kepada seluruh manusia, termuat kepribadian beliau yang dapat kita teladani dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah selalu mengajarkan mengenai kedamaian kepada kita semua dalam perilaku dirinya dalam menghadapi perlawanan musuhnya. Kita diajak untuk menjadi manusia yang berjiwa ksatria mulia oleh Rasulullah. Nabi Muhammad SAW juga menuntun kita memiliki kebesaran jiwa seperti beliau dalam sepanjang perjalanan dakwahnya. Rasulullah mengharapkan seluruh umatnya menjadi insan paripurna yang terus menjaga fitrahnya. Kisah orang-orang terdekat dan berpengaruh bagi Rasulullah juga diceritakan sebagai penambah keteladanan seperti Khadijah, Aisyah, Zainab, Shafiyah, Fatimah, dan wanita hebat lainnya. Penggambaran suasana dalam setiap peristiwa penting sangat baik sehingga membuat pembaca ikut merasakan. Peristiwa yang paling berkesan ketika Rasulullah memperoleh wahyu pertama dari Allah SWT melalui malaikat jibril. Pemilihan kata dalam setiap judul bab terbilang unik sehingga menarik pembaca. Penambahan data terjemahan ayat dari Al Quran menambah keakuratan dari cerita yang disampaikan oleh penulis.

Perjalanan dakwah dan kehidupan Nabi Muhammad SAW memang sangat panjang sehingga jumlah halaman dalam buku ini banyak. Ada beberapa bagian dalam bab yang memuat pengulangan cerita, sehingga menjadikan kisah menjadi bertele-tele. Penambahan catatan kaki untuk kata atau bahasa yang kurang umum sebaiknya ditambahkan agar mempermudah pembaca.

Judul Buku                  : Muhammad Sang Yatim (Janji dan Kemenangan yang Dinanti)

Penulis                         : Prof. Dr. Muhammad Sameh Said

Penerbit                       : PT. Cordoba Internasional Indonesia

Tahun Terbit                : 2018

ISBN                           : 978-602-3757-04-6

Jumlah Halaman          : 586

*Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Kalitidu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *