*Oleh Anggara Putra Yudha, S.Hut.
Banyak orang yang berkata, “hidup adalah pilihan”. Jadi bagaimana masa depan kita bisa dibilang kita juga yang menentukan. Namun bagaimana cara agar kita bisa menikmati proses selama hidup karena tidak selamanya hidup seseorang selalu berjalan seperti apa yang diharapkan. Kadang mendapat keberhasilan tapi bisa juga mendapatkan kegagalan, ironisnya adalah ketika kita tidak bisa mengambil hal positif dalam setiap hal yang kita dapatkan. Akibatnya kita terjebak kedalam sebuah rantai yang membelenggu dan terjebak dalam masa lalu, istilah sekarang gagal move on.
Dengan demikian, mungkin rasa syukur akan menjadi salah satu kunci agar kita dapat terlepas dari belenggu tersebut. Kita syukuri oksigen yang kita hirup dengan gratis. Syukuri makanan dan minuman yang kita santap. Dan berbagai kebaikan yang kita rasakan, terutama nikmat dari iman, Islam, serta kesehatan.
Bersyukur atas nikmat mungkin hal yang biasa namun bagaimana jika kita diharuskan bersyukur dalam keadaan yang sulit, tentunya hal ini bukanlah perkara yang mudah. Pada umumnya kita sebagai manusia selalu berharap agar hidup dapat berjalan sesuai rencana dan keinginan. Jadi, ketika kita tidak mendapatkan sesuatu yang kita harapkan maka akan timbul rasa penyesalan dan penolakan, namun hal tersebut wajar dan tinggal bagaimana kita menghadapi setelahnya. Tetap tenggelam dalam penyesalan dan menjadi bermalas-malasan atau bangkit dari keterpurukan dan menyadari bahwa setiap apa yang Allah berikan dalam hidup kita adalah yang terbaik dan perlu kita syukuri.
Bersyukur sama halnya dengan karakter, karenanya harus dibangun dan dilatih sedikit demi sedikit agar menjadi sebuah pola pikir dalam menghadapi berbagi situasi dalam hidup. Jadi, dalam buku ini menurut penulis berdasarkan apa yang dikatakan oleh gurunya adalah selama kita masih diberikan napas oleh Allah dan kesempatan untuk bersujud, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersyukur. Sudahkah kita cukup bersyukur hari ini?.
Kelebihan buku:
Materi yang terkandung dalam buku ini memberikan semangat untuk pembaca dalam menjalani hidup, yaitu dengan cara menanamkan rasa syukur terhadap setiap situasi dan kondisi yang kita alami. Penulis juga mengingatkan kita bahwa dengan bersyukur maka Allah SWT akan menambah nikmat yang kita dapat dan akan mendapat azab jika kita tidak bersyukur atas apa yang Allah SWT berikan.
Dalam buku ini juga menyajikan kisah-kisah yang menarik dan motivasi-motivasi di dalam proses bagaimana kita memahami teori dan contoh dari bersyukur. Buku ini dapat dibaca secara gratis melalui google playbooks. Buku ini sangat sesuai untuk pembaca yang tidak punya banyak waktu dan ingin membaca buku habis dalam sekali duduk.
Kekurangan buku:
Buku ini memiliki jumlah halaman yang sedikit membuat pembaca merasa kurang puas dalam membaca namun hal tersebut dapat dimaklumi mengingat bahwa buku ini merupakan snackbook.
Kesimpulan dari analisis saya terhadap buku ini adalah poin yang ingin disampaikan penulis terkait rasa bersyukur tersampaikan dengan baik. Kemudian buku ini sangat cocok untuk pembaca yang cepat bosan atau untuk pembaca yang menyukai buku yang bisa habis dalam sekali duduk dan isi yang ringan. Selain buku ini penulis juga memiliki karya-karya lainnya yang tentu menarik untuk dibaca seperti “Menuju Jalan Pulang”, “Balasan Kebaikan”, “Surat Cinta-Nya Al-Ashr” dan masih banyak lagi. (*/ykib).
Identitas buku:
Judul Buku : Syukuri Aja Hari Ini
Pengarang Buku : Yovie Kyu
Tahun Terbit : 2020
Penerbit : Muallef Digital Books
Halaman : 12 halaman
Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Padangan

