*Oleh Tsamrotul Ulum, S.P.
Purwosari – Pesantren Ramadan siswa Kampung Ilmu Purwosari yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu (16-17 Maret 2024) di Rumah Belajar Kampung Ilmu Purwosari berlangsung penuh makna dan meriah. Berbeda dengan pesantren Ramadan biasanya, kali ini pesantren Ramadan mengambil tema KUPAT (Kampung Ilmu Puasa Semangat).
Berbagai lomba diselenggarakan selama dua hari dalam pesantren Ramadan tersebut. Pada hari pertama diselenggarakan lomba azan, mewarnai kaligrafi, tilawati Al Quran, dan karaoke Islami. Lomba diikuti oleh siswa Kampung Ilmu Purwosari jenjang TK hingga SD. Mereka sangat antusias dan gembira mengikuti berbagai lomba tersebut.
Pada lomba azan misalnya siswa diminta mengumandangkan azan subuh. Mereka dinilai berdasarkan irama, lafal, kelancaran, hingga penampilan saat mengumandangkan azan subuh. Salah satu peserta, M Rafasya Alfarizqi, misalnya mengumandangkan azan subuh dengan sangat baik dan merdu sehingga dia terpilih menjadi juara satu. Peserta lomba azan lainnya juga tidak kalah bagus.
Pada lomba mewarnai kaligrafi juga tidak kalah seru. Lomba mewarnai kaligrafi diikuti oleh 28 peserta. Mereka mewarnai gambar kaligrafi yang disediakan oleh panitia dan dinilai berdasarkan komposisi warna, kerapian, dan keindahan kaligrafi. Mereka sangat menikmati saat mengikuti lomba mewarnai kaligrafi ini. Salah satu peserta yakni Nayla Ayu membuat pewarnaan kaligrafi dengan sangat rapi dan indah sehingga dia berhasil meraih juara satu.
Pada hari pertama Pesantren Ramadan ini juga diselenggarakan lomba tilawati Al Quran yang diikuti sembilan siswa. Mereka membaca Al Quran dan dinilai berdasarkan penguasaan materi, keindahan nada, tajwid, mahroj, dan penampilannya. Hampir semua peserta membacakan ayat-ayat Al Quran dengan sangat baik dan lancar. Pada lomba tilawati Al Quran ini Sefira Assalafi berhasil meraih juara satu.
Pada pesantren Ramadan ini para siswa juga melaksanakan salat Asar berjamaah lalu dilanjutkan tadarus Al Quran dan ngabuburit. Selanjutnya, mereka berbuka puasa bersama dengan nasi kotak dan es buah yang telah disediakan. Mereka tampak bergembira karena bisa berbuka puasa bersama dengan teman-temannya. Setelah itu, mereka menjalankan salat Maghrib dan Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan salat tarawih.
Pada hari kedua pelaksanaan Pesantren Ramadan siswa Kampung Ilmu Purwosari juga tidak kalah seru. Pada hari kedua digelar lomba karaoke Islami, hafalan surah pendek, dan tari kreasi Islami.
Siswa sangat menikmati saat mengikuti lomba karaoke Islami. Mereka membawakan lagu-lagu kasidah atau lagu gambus dengan sangat baik. Penampilan yang sangat bagus ini membuat para peserta pesantren Ramadan sangat terhibur dan terasa senang menjalani puasa. Pada lomba karaoke Islami ini salah satu peserta yakni Shakeela As Syifa Latif berhasil meraih juara satu.
Pada hari kedua juga digelar lomba hafalan surah-surah pendek yang diikuti oleh sebelas peserta. Mereka membacakan hafalan surah – surah pendek yang terlebih dahulu diacak oleh panitia. Peserta dinilai berdasarkan penguasaan hafalan, keindahan nada, tajwid, mahroj, dan penampilan serta salam. Hampir semua peserta membacakan hafalan surah-surah pendek dengan lancar dan bagus. Pada lomba ini Wafa Sismayanti Putri berhasil meraih juara satu.
Yang tidak kalah menarik adalah lomba tari kreasi Islami dan fashion show. Lomba tari kreasi Islami diikuti oleh kelompok dan membawakan tarian dengan lagu – lagu Islami. Pada lomba ini Calysta, Nabila, dan Shazana berhasil meraih juara satu dengan membawakan tarian kun anta. Sementara, lomba fashion show diikuti oleh sebelas siswa. Mereka melenggak-lenggok menampilkan busana muslim dan terlihat sangat anggun. Pada lomba ini Thalita Tristy Shalsabila berhasil meraih juara satu.
Setelah itu, para siswa yang mengikuti pesantren Ramadan juga diajak bermain game edukasi Islami. Mereka sebelumnya telah dibentuk kelompok-kelompok dengan nama khas takjil Ramadan. Mereka sangat menikmati permainan yang dipandu oleh Bu Ainun.
Tak berselang lama, mereka menunggu azan Maghrib dan berbuka puasa bersama. Mereka berbuka dengan nasi kotak dan es buah yang disediakan oleh panitia. Tidak hanya itu, mereka juga bisa membeli aneka jajan yang dijual oleh salah satu orangtua siswa yang mengikuti bazar makanan. Berbuka puasa bersama di pesantren Ramadan terasa menyenangkan dan bermakna.
Setelah itu, para siswa mengikuti salat Maghrib dan Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan salat tarawih. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang juara lomba dan pemberian penghargaan kepada individu dan kelompok.
Menurut Ketua Panitia Pesantren Ramadan Kampung Ilmu Purwosari, Ananda Silviana Putri, S.Kom., pesantren Ramadan kali ini memang dibuat konsep yang berbeda dengan sebelumnya. Pada kegiatan pesantren Ramadan kali ini, kata dia, siswa diajak untuk terlibat penuh dan aktif dalam kegiatan lomba dan acara.
“Para siswa terlibat penuh dan aktif menjadi peserta lomba. Sehingga potensi, bakat, dan minat mereka benar-benar tersalurkan melalui berbagai lomba yang diadakan,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, pesantren Ramadan dengan konsep seperti ini membuat siswa lebih senang dan gembira serta melakukan kegiatan yang positif dan bermakna selama menjalani puasa Ramadan. “Mereka senang dan merasa tidak terasa kalau sedang menjalani puasa,” ujar guru Kampung Ilmu Purwosari tersebut. (*ykib/lum).





















