*Oleh Puguh Prianggoro, S.Pd.
Rumah Kertas adalah sebuah novel unik karya Carlos Maria Dominguez seorang penulis kelahiran Argentina. Dalam Novelnya ini berisi tentang sebuah kecintaan dan kegilaan terhadap buku. Buku-buku yang ada di dunia bahkan dapat menjadi sebuah dunia tersendiri yang sangat berarti bagi sebagian orang. Bahkan menjadikan seseorang menjadi penggila buku. Dalam buku ini kita akan menemui banyak juga judul-judul buku yang terkenal baik dari segi isinya ataupun dari penulisnya misalnya, Poems karya Emily Dickson, buku Seratus Tahun Kesunyian, Irish and Folk Tales, Correspondance inedite du Maquis de Sade et de ses proches et de ses familiers, The Call of the Wild, Zorba the Greek, The Twenty-Fifth Four, Farewell to Arms – Hemingway, Huidobro, Neruda, Bartolome de las Casas, Eliot, Lorca, El Renacimiento – Burckhardt, Palliere, dan masih banyak lagi.
Novel ini berkisah tentang tokoh Aku yang menjadi pusat cerita namun sebelum masuk dalam tokoh Aku ini kita diperkenalkan dengan seorang dosen dari Universitas Cambridge yang mengajar di jurusan Sastra Amerika Latin bernama Bluma Lennon. Kisah diawali dengan meninggalnya Bu Bluma karena sebuah tragedi yang tidak akan pernah kita bayangkan yaitu Bu Bluma meninggal ditabrak mobil saat menyebrang jalan namun saat menyebrang jalan dia terlalu fokus membaca puisi dari buku lawas yang berjudul Poems karya Emily Dickson. Dari kematian Bluma muncul berbagai pendapat bahwa yang menyebabkan kematiannya adalah tertabrak mobil namun juga ada yang beranggapan bahwa Bluma meninggal karena kecintaannya terhadap buku. Mulai dari sinilah tokoh Aku menjadi sorotan dalam cerita karena Aku disini menjadi dosen pengganti di Universitas Cambridge menggantikan Bluma sebagai dosen dari jurusan Sastra Amerika Latin. Beberapa waktu berlalu dia mendapatkan sebuah kiriman buku aneh yang dikirim ke alamatnya tanpa sempat dia terima berupa sebuah buku terjemahan berbahasa spanyol dari karya Joseph Conrad yang berjudul La linea de sombra. Buku tersebut memiliki kondisi fisik yang lusuh di mana di beberapa bagiannya terdapat bekas krikil dan pasir halus serta sisa adukan semen yang sudah mengering. Buku yang membuat tokoh aku semakin penasaran hingga memulai perjalanan untuk menemukan siapa pemilik buku tersebut.
Perjalanan tokoh Aku dalam mencari pemilik buku tersebut membawanya seperti menjadi seorang detektif yang mencari dari satu tempat ketempat lainnya dan dalam pencariannya dia bertemu dengan beberapa orang yang memiliki koleksi buku yang luar biasa banyaknya yang memenuhi semua bagian rumah, bahkan sampai kamar mandi yang dihiasi buku-buku di sekelilingnya. Orang yang ditemui merupakan orang-orang yang bisa dikatakan sebagai orang yang gila buku, setiap waktu senggang digunakan untuk membaca buku dan beberpa orang memiliki cara mereka masing-masing dalam membaca, mulai dari memberikan coretan-coretan dalam buku, membuat ringkasan catatan dalam sebuah kertas yang diselipkan diantara halamannya. Kali ini tokoh Aku dipertemukan dengan seseorang bernama Dalgado yang memiliki koleksi buku hingga mencapai 20 ribuan buku yang membuatnya mendapatkan jejak keberadaan orang yang memiliki buku tersebut yaitu Carlos Brauer. Tokoh Aku berhasil menemukannya karena tidak sulit menemukan informasi seputar pria misterius itu, karena para kolektor buku mudah terlacak dari kecintaan mereka terhadap buku. Dan dari cerita-cerita orang yang mengenalinya itulah, informasi dan mengerikan-terutama bagi para pencinta buku tentang jejak keberadaan Carlos Brauer.
Buku ini memiliki halaman yang begitu tipis yaitu hanya tujuh puluh enam halaman namun memiliki isi yang begitu padat dan sangat luas pembahasannya. Para tokohnya berbicara seputar perpustakaan dan koleksi buku mereka yang menakjubkan. Ada yang memperlakukan buku dengan sangat hati-hati dalam rak-rak tinggi, ada pula yang rak-rak buku mereka menginvasi bagian-bagian rumah lainnya. Ada yang merelakan garasi untuk menjadi tempat buku, bahkan kamar mandinya.
Buku ini indah, singkat, dan padat, sehingga isinya bisa cepat diserap oleh pembaca. Plot twist -nya yang tidak tertebak. Membuat terheran-heran setelah selesai membaca. Buku ini merupakan buku yang bisa kalian baca saat kalian mulai merasakan rasa bosan atau kejenuhan dalam membaca, karena setelah membaca buku ini kalian akan menjadi lebih bersemangat untuk kembali membaca lagi, dalam buku ini banyak sentilan atau kritikan terhadap para pembaca buku yang memiliki berbagai macam kebiasaan dalam membaca, baik yang hanya membeli dan menumpuk buku, membeli dan membaca bukunya serta memperlakukannya dengan sangat hati-hati atau seseorang yang ceroboh dalam menyimpan bukunya. (ykib/puguh).
Identitas Buku
Judul Buku : Rumah Kertas
Penulis : Carlos Maria Dominguez
Penerbit : Marjin Kiri
Tahun Terbit : September 2016
Tebal : 76 halaman
Genre : Fiksi
*Penulis resensi buku adalah Kepala Kampung Ilmu Kota Bojonegoro

