Start With Why

*Oleh Frensi Agustina, S.Pd., M.Pd.

Di dunia ini pastilah dibutuhkan seorang pemimpin. Mulai dari sekup paling kecil ada pemimpin keluarga, kepala desa, kepala daerah dan kepala negara. Menjadi pemimpin?. Siapa takut hehehe. Menjadi pemimpin bukanlah hanya bakat namun kepemimpinan bisa dipelajari polanya, mulai cara berpikir, berbicara, bertindak dan mencari solusi terbaik untuk jangka panjang. Kita semua bisa belajar pola berulang untuk memimpin. Belajar bagaimana cara berpikir, bertindak, berkomunikasi dengan baik sehingga mampu memotivasi dan menginspirasi orang lain di sekelilingnya baik di dalam maupun di luar organisasinya. Para pemimpin hebat mampu menginspirasi orang untuk bertindak dengan tujuan atau alasan yang jelas, rasa memiliki yang tinggi, sukarela melakukan tujuan bersama, nyaris tanpa imbalan bukan karena kewajiban tapi memang karena ingin melakukan untuk tujuan yang telah diyakini.

Orang melakukan sesuatu pekerjaan jangan hanya apa dan bagaimana cara melakukannya, namun harus memiliki kesadaran mengapa saya melakukan pekerjaan ini. Jika dimulai dari kesadaran mengapa saya melakukan pekerjaan ini maka suatu pekerjaan akan dilakukan dengan sangat baik dan penuh keyakinan. Seorang yang sadar akan mengapa melakukan ini maka hidupnya akan lebih teratur, nyaman bahagia baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan keluarga. Tentunya kita semua ingin menjalani pekerjaan dengan nyaman dan bahagia maka buku ini sangat menginspirasi kita semua, terutama untuk para pemimpin yang harus berhasil menanamkan nilai mengapa seluruh orang atau pegawai di organisasinya melakukan pekerjaan ini dan apa manfaat bagi masyarakat sebagai pengguna produk atau jasa. Konsep mengapa harus bisa dicorongkan ke masyarakat luas sebagai konsumen harus paham betul mengapa konsumen harus membeli dan menggunakan produk atau jasa secara terus menerus dalam waktu jangka panjang. Jika produsen mampu meyakinkan konsep mengapa ke konsumen, sehingga konsumen merasa minded atau istimewa menggunakan produk atau jasanya niscaya keuntungan dan kepercayaan jangka panjang akan diperoleh.

Dimulai tahu dari mengapa kemudian bagaimana lalu apa? Ini pola yang urut dan teratur jika kita ingin melakukan apapun baik memilih pekerjaan, memilih barang ataupun jasa. Mengapa saya bekerja, bagaimana cara bekerja dan dengan apa saya bekerja. Mengapa saya membeli produk ini, bagaimana cara kerjanya dan apa manfaatnya. Jika diawali dengan mengapa maka segala sesuatu akan langgeng dan bertahan lama. Sebagai contoh di buku ini adalah perusahaan Apple Computer. Sampai sekarang orang akan merasa istimewa dan minded menggunakan produk Apple karena mereka paham akan mengapanya Apple.

Apple Computer didirikan oleh 2 sahabat Steve Wozniak dan Steve Jobs. Mengapa Apple didirikan adalah ingin melawan rezim Amerika yang otoriter pada tahun 1976 yang mengharuskan mahasiswa mengikuti wajib militer melawan Vietnam. Mereka bertujuan menciptakan dampak besar bahkan menantang cara pandang orang terhadap cara kerja dunia. Steve tidak berdemo dalam melawan rezim ini, namun mereka ingin mengalahkan sistem dengan permainan mereka sendiri menciptakan komputer Apple 1. Di masa ini juga sudah ada komputer, Steve Wozniak juga menantang status quo perusahaan komputer yang sudah ada namun harganya mahal di luar jangkauan orang biasa. Medan perang mereka adalah bisnis sedangkan senjata mereka adalah komputer pribadi. Mengapa Steve Wozniak mendirikan Apple tidak dimotivasi oleh uang namun memiliki tujuan mulia menciptakan komputer pribadi yang terjangkau orang kecil sehingga mereka mampu menjalankan usaha mereka sendiri melakukan hal yang sama seperti perusahaan besar. Jika orang memiliki komputer dengan mudah niscaya mereka mampu melihat dunia dengan cara pandang berbeda. Mengapanya Apple telah jelas yaitu memicu revolusi agar bermakna bagi dunia dengan alat komputer.

Steve Wozniak yang membuat mengapanya, lalu Steve Jobs yang ahli di bidang bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk memasarkan komputernya. Dari tahun  ke tahun penjualan Apple komputer terus meningkat sampai tahun ke enam Apple bernilai miliaran dolar dengan pegawai lebih dari tiga ribu orang. Steve bersahabat bukanlah orang yang ahli dalam bisnis yang mampu membuat Apple tumbuh pesat dan istimewa. Namun mereka mampu memandang berbeda tentang manfaat komputer pribadi untuk setiap orang, mampu mengulang polanya terus menerus, menentang cara berpikir konvensional. Tidak hanya dalam industri komputer namun industri telepon seluler, industri peralatan elektronik kecil, industri musik dan industri hiburan yang lebih luas. Mereka memulai bisnis dengan mengapa dan mampu menginspirasi pegawai dan konsumen setianya dengan pertanyaan mengapa. Dan merekapun berhasil memberitahu ke khalayak tentang mengapanya mereka sehingga banyak khalayak yang percaya mengikuti atau menikmati produk mereka.

Mengapanya Apple dari dulu hingga sekarang tidaklah berubah. Apple terus aktif menentang status quo memicu revolusi, memperdayakan perorangan dengan berpikir berbeda atau think different menghidupi semangat memberontak. Bagaimana dan apa mereka telah berubah sesuai dengan perkembangan zaman namun yang terpenting mengapanya Apple tidak berubah dan terus konsisten. Bagaimananya Apple adalah cara untuk merealisasikan Mengapanya, dan Apanya Apple adalah iklan, kemasan, produk , toko, dan pemasaran.

Jika digambarkan dengan lingkaran emas tentang otak limbik dan neokorteks dengan bentuk kerucut Mengapa menduduki level tinggi kecil karena hanya para pendirilah yang mengetahui Mengapa organisasi/perusahaan ini didirikan dan otak yang digunakan adalah limbik/emosional. Turun ke bawah ada Bagaimana, besarnya menengah lebih banyak dari Mengapa juga menggunakan otak limbik. Yang berada di level ini adalah jajaran manajemen sebagai ketua pelaksana. Turun kerucut ke bawah ada Apa dengan jumlah ynag paling banyak dengan menggunakan otak neokorteks/rasional. Di bagian ini adalah semua pegawai yang bekerja dengan rutinitas, produk yang dihasilkan, periklanan dan lainnya. Seorang pemimpin di kerucut atas harus mampu mengkumandangkan dengan corong Mengapanya organisi atau perusahaan. Bicaralah dengan jelas maka kita akan dimengerti dengan jelas. Bahkan di kerucut bawah yang terdiri atas orang banyak, dan orang baru yang terus bergabung,  nilai mengapa akan pudar dan bahkan hilang. Ilustrasi gambar sebagai berikut:

 

 

 

Jika orang membeli produk dengan Mengapa kita maka berati kita telah berhasil menginspirasi mereka dan hubungan ini akan terjadi jangka panjang. Jika orang membeli hanya dengan Apa nya kita maka hubungan ini hanya berjalan singkat saja. Ketika organisasi bertumbuh pesat maka pemimpin di puncak kerucut tidak hanya berfungsi mengumandangkan mengapa ke setiap orang namun dia akan menjadi sumber dari pesan yang mengalir melalui megafon.

Jika organisasi dimulai tanpa mengapa maka tujuan utama akan kabur dan cenderung lebih ingin unggul di antara yang lain, mengalahkan orang lain dan hanya mengejar kejuaraan atau keuntungan saja. Jika semua organisasi dimulai dengan Mengapa maka isu perjuangan terlihat dengan jelas maka keputusan yang diambil organisasi akan jelas terarah, semua orang bekerja dengan memahami bahwa ia akan mengispirasi diri sendiri dan orang lain. Optimisme akan berjaya dan inovasi akan tumbuh subur, pekerjaan dari hari ke hari akan semakin baik. Tujuan organisasi dengan menemukan pelanggan yang percaya dengan apa yang kita percayai dan ini dapat menolong permasalahan mereka. Maka kesetiaan orang di dalam dan di luar organisasi akan tumbuh dengan subur. Jika kita saling terinspirasi maka kita bersama-sama akan bisa mengubah dunia. Untuk lebih mengetahui makna mendalam tentang “mengapa” maka Anda harus membaca buku ini.

Kelebihan Buku Start With Why

Organisasi atau perusahaan yang  dicontohkan di dalam buku ini adalah perusahaan besar yang sudah terkenal lengkap beserta CEOnya, seperti Apple computer, motor Harley Davidson, mobil Volkswagen, penerbangan Southwest Airlines, Microsoft Komputer, kopi Starbucks, Dell Corp, supermarket Wal-Mart, minuman Pepsi, America Online (AOL). Perusahaan ini dengan lengkap dikupas mana yang menggunakan Mengapa dan mana yang hanya Bagaimana dan Apa. jadi pembaca akan lebih mudah membayangkan dan menganalisis alur ceritanya. Selain perusahaan besar juga dicontohkan secara individu tokoh-tokoh besar yang diceritakan yang mampu menginspirasi dan mengubah cara pandang dunia.

Kekurangan Buku Start With Why

Seperti buku karya Simon Sinek lainnya Leaders Eat Last, buku ini merupakan buku terjemahan Susi Purwoko dengan judul asli dalam bahasa Inggris Start With Why (How Great Leaders Inspire  Everyone To Take Action) terkadang sulit dipahami dalam bahasa Indonesia asli. Namun ini dapat dimaklumi karena memang berasal dari penerjemah, jadi pembaca harus lebih cerdas dalam menangkap makna bahasanya.

Rekomendasi Buku Start With Why

Secara umum buku ini wajib dibaca oleh siapapun yang hidup di dunia ini, karena buku ini menunjukkan pola pikir dasar melakukan kegiatan apapun, agar kita tahu dasar mengapa kita melakukan sesuatu. Secara khusus wajib dibaca oleh orang yang bekerja entah di perusahaan skala besar atau kecil, barang atau jasa, anggota organisasi sehingga ia tahu apa sebenarnya isu perjuangan yang dibawa oleh organisasinya sehingga ia melakukan pekerjaan setiap hari dan terus menerus. Pekerja akan terinspirasi oleh pemimpin yang menginspirasi. Rekomendasi sangat khusus bagi pemimpin organisasi atau perusahaan yang bertanggungjawab besar terhadap isu perjuangan Mengapa ia mendirikan organisasi atau perusahaan sehingga mampu menginspirasi orang-orang yang ada di bawahnya. Pemimpin mampu memberikan inspirasi, kepercayaan, kesetiaan, kenyamanan dan kebahagiaan bagi orang-orang yang dipimpinnya. Selamat membaca.

Identitas Buku Start With Why

Judul Buku                  : Start With Why

Pengarang Buku          : Simon Sinek

Penerbit Buku               : PT Gramedia Pustaka Utama

Kota Terbit                  : Jakarta

Tahun Terbit                : 2019

Tebal Buku                  : 358 halaman

*Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Purwosari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *