Aku Ingin Menjadi Pemadam Kebakaran

Oleh Min Qurin Amaliya Qori’a, S.Pd.

Di kompleks depan rumahku ada kebakaran. Kemudian terdengar suara sirene mobil pemadam kebakaran datang. Beberapa pria berseragam turun dengan sigap. Mereka menyiapkan selang dan menyemprotkan air sampai api padam.

Aryo adalah salah satu anggota pemadam kebakaran. Tugasnya adalah memadamkan api saat ada kebakaran, tapi bukan itu saja, petugas pemadam kebakaran juga siap melayani masyarakat bila dibutuhkan. Misalnya saat ada hewan buas yang menyerang, bangunan atau pohon roboh dan lainnya.

Mereka siap melayani 24 jam, karena mereka tidak mengenal jam kerja dan hari libur. Mereka biasanya dibagi menjadi beberapa regu atau kelompok dalam regu dipimpin oleh seorang komandan. Setiap regu akan bertugas secara bergantian. Pembagian regu juga untuk mempermudah dengan siapa saja mereka bertugas pada saat ada kebakaran.

Saat bertugas, mereka mempunyai semboyan “Pantang Pulang Sebelum Api Padam Walaupun Nyawa Taruhannya”. Artinya, mereka tidak akan berhenti berusaha sampai api benar-benar padam.

Syarat menjadi seorang pemadam kebakaran adalah sehat jasmani dan rohani, usia diatas 18 tahun dan sudah lulus SMA sederajat dan yang paling penting berperilaku baik serta tidak pernah melakukan kejahatan. Menjadi pemadam kebakaran bukanlah pekerjaan yang enteng, sebab nyawa jadi taruhannya. Oleh sebab itu anggota pemadam kebakaran dibekali dengan pendidikan dan latihan.

Beberapa latihan yang biasa dilakukan oleh anggota pemadam kebakaran antara lain adalah olahraga rutin biar tubuh selalu bugar, latihan berlari untuk melatih kecepatan, angkat beban untuk membentuk otot dan melatih kekuatan.

Pemadam kebakaran harus tahu bagaimana cara menyelamatkan seseorang, maka dari itu ada latihan khusus. Contohnya cara memberi napas buatan, latihan untuk menyelamatkan korban yang terjebak api dan lain sebagainya. Selain memadamkan api, hal yang harus dilakukan oleh seorang petugas pemadam kebakaran adalah harus dapat berkoordinasi dengan baik dan anggota pemadam kebakaran harus teliti dalam menemukan dan memadamkan titik api.

Pada saat bertugas kami memakai seragam atau pakaian khusus, yaitu pakaian anti panas dan anti api yang terdiri dari jaket dan celana panjang, helm anti panas berfungsi melindungi kepala, wajah dan leher dari radiasi panas dan api, sepatu bot, sepatu ini sudah dirancang khusus untuk melindungi kaki dari panas, api dan benda tajam,  sarung tangan berfungsi melindungi tangan dari panas atau percikan api serta benda berbahaya lainnya dan tas kompartemen biasanya digunakan untuk membawa perlengkapan saat melaksanakan tugas.

Kantor mereka namanya kantor pemadam kebakaran. Kalau ada kebakaran langsung saja hubungi mereka. Mereka selalu siap siaga. Selain untuk tempat melapor adanya kebakaran, kantor ini juga berfungsi sebagai garasi kendaraan pemadam kebakaran.

Saat mereka menerima laporan tentang adanya kebakaran, sirene tanda bahaya akan dibunyikan. Artinya, mereka harus segera siap bertugas dan bergegas menuju lokasi kebakaran. Untuk menuju lokasi kebakaran, para anggota pemadam kebakaran naik sebuah mobil truk besar berciri khas berwarna merah. Mobil ini memiliki tempat penyimpanan air dibagian belakang.

Apabila air di dalam mobil itu habis, sedangkan api belum padam. Maka para anggota harus sigap mencari sumber air lainnya, contohnya air dari sungai, dari sumur atau hidran. Pemadam kebakaran akan memasang selang dari sumber air tersebut. Itulah sebabnya pemadam kebakaran harus membawa selang yang panjang.

Selain mobil truk besar yang berwarna merah, kendaraan lainnya yang digunakan oleh pemadam kebakaran adalah mobil double cabin, mobil ini digunkan untuk membawa komandan pemadam kebakaran.

Rombongan kendaraan pemadam kebakaran biasanya dilengkapi dengan kendaraan operasional seperti ambulans. Mobil ini digunakan untuk menangani korban kebakaran dan membawa obat-obatan untuk pertolongan pertama ditempat kejadian. Jika diperlukan, ambulans akan langsung membawa korban ke rumah sakit.

Pemadam kebakaran juga bertugas memadamkan api jika terjadi kebakaran hutan, untuk memadamkan api di hutan yang begitu luas maka pemadam kebakaran menggunkan teknik-teknik khusus, antara lain dengan menggali parit-parit disekitar lokasi agar api tidak menyebar luas. Atau bisa dengan meminta bantuan helikopter untuk mengirim bom air dari atas.

Itulah tugas pemadam kebakaran yang sangat mulia, mereka membantu memadamkan api dan menyelamatkan nyawa. (*/ykib).

Identitas buku 

Judul  buku : Aku Ingin Menjadi Pemadam Kebakaran

Pengarang : Stella Ernes

Penerbit : Bhuana Ilmu Populer

Tahun terbit : 2018

Tebal halaman : 32

ISBN : 978-602-455-194-0

 *Penulis resensi buku adalah guru Kampung Ilmu Purwosari

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *