Alih Wahana

*Oleh Puguh Prianggoro, S.Pd.

            Buku yang berjudul Alih Wahana ini merupakan sebuah buku karya Sapardi Djoko Damono yang terbit dan cetakan pertama pada tahun 2012 diterbitkan oleh Editum. Dalam bukunya ini Pak Sapardi menjelaskan dengan rinci tentang apa yang dimaksud dengan alih wahana,  hal-hal yang berkaitan dengan penyebab alih wahana serta akibat yang ditimbulkan karena terjadinya alih wahana. Buku ini banyak mengulas tentang kajian alih wahana yang sederhana dan mudah dipahami, karena diberikan banyak contoh-contoh yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

            Buku Alih Wahana ini memiliki beberapa bab yang dibahas dan semua memiliki keterkaitan dengan alih wahana yang terjadi di sekitar kita baik yang mungkin tidak kita sadari atau yang sudah kita sadari, dalam buku ini memuat beberapa bab yang berjudul Sebermula adalah Bunyi, Asli dan Tiruan, Sastra lisan, Menembangkan Manuskrip, Enkranisasi, Satu Sumber Beberapa Film, Pementasan Sebagai Alih Wahana, Ksatria Kita Membutuhkan Punakawan, Akhir Kata. Dari beberapa bab tersebut telah dibahas secara menyeluruh tentang alih wahana tersebut.

            Alih Wahana merupakan perubahan dari satu jenis kesenian sastra ke jenis kesenian sastra yang lainnya; menyangkut sastra, film, drama, musik, puisi, teater, komik, dan sebagainya. Selain mejelaskan tentang kajian dari alih wahana yang terkait dengan kesenian sastra dalam buku ini memiliki besar kaitannya dengan mengaitkan alih wahana dalam ikatannya dengan perkembangan teknologi, komersialisasi, dan upaya penyebarluasan ideologi. Alih wahana merupakan perubahan dari satu jenis kesenian ke jenis kesenian lain yang di mana di sini wahana diartikan sebagai media atau medium yang digunakan untuk memindahkan sesuatu dari suatu tempat ke tempat lainnya, misalnya sebuah karya sastra berupa puisi yang awalnya merupakan sebuah karya sastra berbentuk tulis diubah dan dibacakan lewat suara kemudian muncul inovasi baru dengan mengubah karya sastra puisi tersebut dalam sebuah musikalisasi puisi. Dari contoh tersebut dapat kita temui alih wahana yang semula berasal dari tulisan menjadi suara dan diubah lagi menjadi sesuatu yang lebih kompleks dan melibatkan berbagai media menjadi musikalisasi puisi. Contoh lain yang dapat kita lihat dari kajian alih wahana ini adalah perubahan dari sebuah novel menjadi sebuah fim atau sebaliknya dari sebuah film dijadikan sebuah novel, namun dalam pengubahannya seringkali terdapat beberapa perubahan yang menyertainya melalui improvisasi, bisa dari bagian sudut pandang, alur, penokohan dan sebagainya sehingga membuat seolah novel atau film tersebut menjadi sesuatu yang berbeda dengan bentuk semulanya. Dari kedua contoh tersebut dapat kita bayangkan tentang alih wanaha itu seperti apa dan alih wahana ternyata sudah ada sejak zaman dulu sejak bunyi-bunyian yang perlahan berubah menjadi sebuah tulisan saat manusia mengenal tulisan hingga saat ini kehidupan sudah berkembang dan berbagai bentuk alih wahana yang dapat kita temui.

            Dalam bukunya ini Sapardi Djoko Damono telah memberikan gambaran alih wahana secara rinci serta mudah dimengerti dengan menggunakan contoh dan bahasa yang menyenangkan untuk dibaca, walau buku ini merupakan buku yang tipis namun banyak hal dapat kita pelajari dari buku ini lewat banyaknya kutipan-kutipan yang disertakan dalam buku ini, sehingga dapat memperjelas pemahaman kita saat membacanya. (*/ykib)

Identitas buku

Judul Buku      : Alih Wahana

Penulis : Sapardi Djoko Damono

Penerbit           : editum

ISBN               : 978-602-8876-13-1

Tahun Tebit     : Cetakan Pertama 2012

Tebal Buku      : vi + 150 Halaman

*Penulis buku adalah guru Kampung Ilmu Kalitidu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *